Parade Mobil Mewah di Pesta Resepsi Pernikahan Gibran-Selvi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka (keempat kiri) dan istrinya Selvi Ananda (keempat kanan), didampingi Presiden Jokowi (ketiga kiri), Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kanan), dan anggota keluarga lainnya menunjukkan buku nikah seusai prosesi Akad Nikah di Gedung Graha Saba, Solo, 11 Juni 2015. ANTARA/Maulana Surya

    Gibran Rakabuming Raka (keempat kiri) dan istrinya Selvi Ananda (keempat kanan), didampingi Presiden Jokowi (ketiga kiri), Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kanan), dan anggota keluarga lainnya menunjukkan buku nikah seusai prosesi Akad Nikah di Gedung Graha Saba, Solo, 11 Juni 2015. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Solo - Acara resepsi pernikahan anak sulung Presiden Joko Widodo yang digelar Kamis malam 11 Juni 2015 terlihat cukup sederhana. Para tamu hanya dihibur oleh alunan musik gamelan dan musik akustik dari musikus lokal.

    Namun, suasana kontras terlihat di luar gedung. Jalan Letjen Suprapto, Solo, di depan gedung tempat resepsi seolah menjadi tempat parade mobil mewah.

    Tentu saja, kendaraan yang boleh parkir di tempat tersebut hanyalah tamu-tamu VVIP. Kendaraan mewah itu berjajar hingga ratusan meter.

    Kebanyakan mobil yang terparkir berjenis Camry, Mercedes Benz, Fortuner hingga Alphard. Diantara mobil-mobil itu terselip kendaraan pengawalan milik kepolisian.

    Selama beberapa hari belakangan, para pengusaha rental mobil di Solo kewalahan memenuhi pesanan. "Kebanyakan memang untuk tamu Pak Jokowi," kata Ketua Asosiasi Rental Mobil Solo (Aremso), Samrodin.

    Kebanyakan mobil yang dipesan berupa mobil kelas mewah. "Padahal stok di Solo terbatas," katanya. Terpaksa, mereka menggandeng para pengusaha rental mobil dari Yogyakarta hingga Semarang.

    Untuk mengawal kendaraan orang-orang penting itu, kepolisian harus mengerahkan mobil pengawalan dari sejumlah polres. Berdasarkan tulisan yang ada di bodi mobil, pengawalan itu berasal dari Semarang, Yogyakarta, Kudus hingga Kebumen.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.