Sangkal 2 Anggotanya Diculik, Panglima: Bersama Rakyat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Moeldoko berjalan usai menuruni heli SeaHawk saat mengunjungi KRI  Banda Aceh yang berada di lokasi pencarian, di pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa 6 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    Panglima TNI Jenderal Moeldoko berjalan usai menuruni heli SeaHawk saat mengunjungi KRI Banda Aceh yang berada di lokasi pencarian, di pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa 6 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah dua anggotanya diculik kelompok bersenjata di Papua. Dia mengatakan keduanya telah berhasil ditemukan.

    "Jadi anak (dua anggota TNI) itu sedang bersama rakyat menuju suatu tempat menggunakan perahu, lalu ketemu kelompok bersenjata itu dan disuruh naik. Namun dua ini loncat ke sungai dan alhamdulillah ketemu," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 27 Mei 2015.

    Sebelumnya, Serda Lery dan Prada Soleh diberitakan diculik kelompok bersenjata di Papua. Kisah berawal dari perginya mereka berdua dan seorang guru SD inpres bernama Elda menaiki perahu motor menyusuri sungai. Ketiganya hendak pergi belanja ke pasar. 

    Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan kelompok separatis bersenjata. Mereka pun dihadang kelompok  itu. Namun kelompok tersebut kemudian membebaskan guru Elda. (Baca: Diculik Kelompok Bersenjata di Papua, 2 Tentara Kabur)

    Moeldoko mengatakan prajurit berada di sana untuk membantu masyarakat. Ia meminta masyarakat setempat tidak memusuhi anak buahnya. "Kalau terus-terusan melakukan kekerasan, ya, kita prihatin," ujar Moeldoko. (Baca: TNI Kejar Kelompok Bersenjata Penculik Tentara di Papua)

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.