Evakuasi Erri Yunanto Berlanjut dari Kedalaman 50 Meter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang menunjukkan posisi terakhir Eri Yunanto, yang dipotret sesaat sebelum terjatuh ke kawah Gunung Merapi pada Sabtu kemarin. Menurut saksi, ia terjatuh karena terpeleset seusai berfoto dari atas Puncak Garuda. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Foto yang menunjukkan posisi terakhir Eri Yunanto, yang dipotret sesaat sebelum terjatuh ke kawah Gunung Merapi pada Sabtu kemarin. Menurut saksi, ia terjatuh karena terpeleset seusai berfoto dari atas Puncak Garuda. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.COBoyolali - Proses evakuasi jenazah Erri Yunanto, 21 tahun, mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta yang jatuh ari bibir kawah Merapi, kembali dilanjutkan hari ini, 19 Mei 2015. Menurut Kepala Resort Selo Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Suwiknya, tim search and rescue gabungan mulai melakukan evakuasi pada pukul 06.00 WIB.

    "Evakuasi hari ini dilanjutkan masih menggunakan cara yang sama, yaitu vertikal," ujar Suwiknya saat memberikan keterangan di kantor Resort Selo Balai TNGM, Boyolali, Jawa Tengah.

    Suwiknya mengatakan, ketika evakuasi dihentikan kemarin, tubuh Erri diletakkan di titik 50 meter dari lokasi jatuh. "Hari ini mudah-mudahan bisa diangkat hingga di bibir kawah. Setelah itu, dilanjutkan dengan metode estafet dari mulai bibir kawah hingga pintu TNGM," ujar Suwiknya.

    Ihwal waktu yang dibutuhkan tim untuk menyelesaikan evakuasi, Suwiknya belum bisa memperkirakan. "Semuanya baru bisa diperkirakan saat korban sudah tiba di Pasar Bubrah," kata Suwiknya.

    Menurut Suwiknya, di puncak Merapi terdapat sekitar 26 orang dari tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi. Enam personel SAR melakukan evakuasi vertikal, sisanya berjaga di Pasar Bubrah.

    Berdasarkan pantauan Tempo, terlihat puluhan teman-teman Erri dari Universitas Atma Jaya yang menunggu informasi terbaru tentang evakuasi sahabat mereka tersebut di Resort Selo Balai TNGM. Sahabat Erri yang berasal dari kelompok mahasiswa pencinta alam Universitas Atma Jaya bergabung dengan tim SAR.

    Terlihat pula deretan kendaraan evakuasi milik tim SAR gabungan serta satu mobil ambulans milik Pemerintah Kabupaten Sleman terparkir di Resort Selo Balai TNGM. Adapun menurut informasi dari Resort Selo Balai TNGM, jalur pendakian Merapi dari Selo masih ditutup untuk memperlancar proses evakuasi.

    MUHAMMAD RIFQY FADIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.