Di Rakernas PAN, Zulkifli Hasan Diapit Jokowi dan Mega

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN). ANTARA/Rosa Panggabean

    Ilustrasi Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN). ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional di Jakarta, Rabu 6 Mei 2015. Duduk di deretan bangku, tepat di depan panggung Balai Sudirman Jakarta, Rabu malam ini, Presiden Jokowi duduk di samping Ketua Umum PAN Zulkifli  Hasan. Di samping Zulkifli lainnya, ikut mengapi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

    Keduanya sempat memasuki sebuah ruangan terlebih dahulu sebelum berjalan beriringan memasuki arena rakernas. Pembawa acara, Tina Talisa, pun langsung menyambut ketiganya. "PAN mempertemuan dua koalisi, inilah bukti PAN dicintai semua partai" kata Tina Talisa.

    Acara dibuka dengan pidato politik Ketua Umum PAN Zulkifli Hassan lalu sambutan dari Presiden Jokowi. Jokowi rencananya juga akan memberikan sambutan sekaligus membuka rakernas ini.

    Acara Rakernas ini bagai pertemuan dua koalisi besar. Terlihat, Ketua umum partai politik hadir, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PPP Djan Faridz. Juga terlihat Ketua Harian Demokrat SjariefuddiN Hassan dan sejumlah sekretaris jenderal lainnya.

    Dalam rakernas pertama PAN di bawah kepemimpinan Zulkifli ini, hadir juga Ketua DPR Setya Novanto, Ketua DPD Irman Gusman, dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. Selain para petinggi partai, menteri-menteri Kabinet Kerja juga hadir malam ini, seperti Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.