Formula Agar Upah Buruh Naik 2 Tahun Sekali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, mengangkat kepalan tangannya bersama  buruh dari sejumlah serikat saat peringatan Hari Buruh Internasional di Silang Monas, Jakarta, 1 Mei 2015. Pada aksi ini para buruh menuntut pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh. Tempo/Dian triyuli handoko

    Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, mengangkat kepalan tangannya bersama buruh dari sejumlah serikat saat peringatan Hari Buruh Internasional di Silang Monas, Jakarta, 1 Mei 2015. Pada aksi ini para buruh menuntut pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh. Tempo/Dian triyuli handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri tak mempermasalahkan tuntutan buruh yang ingin menaikkan upah mereka sebesar 32 persen. "Kalau formulanya sudah selesai digodok, tidak masalah mau naik dua tahun sekali pun," kata dia di Monas, Jakarta Pusat, 1 Mei 2015.

    Menurut dia, kenaikan upah harus menghitung kemampuan pelaku usaha. "Formulanya harus seimbang antara buruh dengan para pengusaha," ucap dia. Sehingga, perusahaan bisa merencanakan keuangan dengan cermat.

    Adapun tuntutan buruh lain seperti penghapusan outsourcing, Hanif mengakui masalah itu masih menjadi pekerjaan utamanya. "Ini soal penegakan hukum ketenagakerjaan." Ia terus berusaha agar pengusaha mematuhi aturan yang berlaku.

    Hanif datang ke acara unjuk rasa yang digelar buruh di Monas. Ia datang pukul 12.00 mengenakan kemeja putih. Begitu datang, ia berbaur dengan kaum buruh.

    "Saya ke sini untuk memonitor perayaan hari buruh," kata dia menjelaskan tujuan kedatangannya. Selain itu, ia memastikan komitmen dari para pemimpin serikat pekerja yang sudah disampaikan ke presiden kalau aksi ini akan berjalan tertib, aman, dan damai.

    Selain Hanif, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Badrodin Haiti juga turut meninjau aksi unjuk rasa buruh. "Cukup aman dan baik," katanya.

    Bahkan, ujar dia, di daerah lain perayaan hari buruh diisi dengan kegiatan positif seperti kerja bakti. "Ini patut dicontoh. Citra unjuk rasa mengganggu masyarakat tidak tercermin sekarang," katanya.

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.