Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Fakta di Balik Pembunuhan Tari Arizona, Si Janda Muda

Editor

Bobby Chandra

image-gnews
Tari Arizona, pegawai Pengadilan Tinggi Pontianak, yang menjadi korban pembunuhan. Foto: Istimewa
Tari Arizona, pegawai Pengadilan Tinggi Pontianak, yang menjadi korban pembunuhan. Foto: Istimewa
Iklan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Ribut-ribut Sebelum Terbunuh
Polisi memperkirakan waktu kematian Tari terjadi pada Selasa antara pukul 11.00 WIB hingga Rabu pukul 02.00 WIB. Dugaan waktu kematian ini sejalan dengan kesaksian Munade, 46 tahun, tetangga korban. Saat korban ditemukan tak bernyawa, Muandi mengaku mendengar keributan. “Ribut-ribut terjadi pukul setengah dua. Tapi saya tidak mendengar lagi, karena hari itu hujan deras,” katanya.

Namun, Munade tidak bisa merinci dengan jelas kehebohan yang terjadi pada dini hari itut. “Soalnya, terima telepon juga suka ribut. Jadi kami tidak heran kalau ada keributan di rumah itu,” katanya. Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa keterangan dari enam saksi terkait pembunuhan janda beranak satu itu. Walau belum ada tersangka, namun polisi telah menemukan petunjuk dalam kasus ini.

4. Misteri Pria di Bawah Pohon
Beberapa jam sebelum ditemukan tewas, Tari Arizona sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik kantornya tengah berbincang dengan seorang pria di bawah pohon. Semasa hidup, kata Komisaris Andi Yul, Tari kerap diantar-jemput oleh seorang pria. “Nanti akan kami ungkap identitasnya jika ada titik terang. Tidak sekarang karena akan mengaburkan penelidikan,” kata Andi Yul.

Hingga Kamis, 12 Maret 2015, tim penyelidik Kepolisian sudah memeriksa enam saksi, mulai dari paman korban, para jiran, hingga rekan-rekan korban. Hingga kini, Komisaris Andi Yul, mengatakan belum ada penetapan tersangka. Andi mengaku polisi masih terus bekerja keras untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis yang banyak menarik perhatian warga Kota Pontianak itu.

5. Cekcok dengan Mantan Suami
Bekas adik ipar korban, Mirza Berliandy, mengakui Tari sempat bermasalah dengan Muhammad Noviandi, mantan suaminya yang juga kakak Mirza. Ia mengatakan, banyak yang mengaitkan kasus ini dengan kekerasan yang pernah dialami Tari dua tahun silam. Tari memang melaporkan anak bekas Ketua DPRD Pontianak itu ke polisi dalam kasus kekerasan rumah tangga. Noviandi akhirnya meringkuk di penjara.

Mirza meminta masyarakat tidak mengaitkan kematian Tari dengan Noviandi, yang juga penyandang tuna rungu. “Abang saya sudah menebus kesalahannya di dalam tahanan,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2015. Mirza mengatakan, walau abangnya tidak bisa membaca, namun Noviandi aktif memantau berita di media sosial. Keluarga tidak ingin Noviandi mengetahui bahwa dia kembali dikaitkan dengan kematian Tari.

6. Memburu Saksi Kunci
Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Pontianak tengah memburu seorang pria yang melarikan diri ke luar Kota Pontianak sejak Kamis, 12 Maret 2015. Pria itu diduga kuat saksi kunci pembunuhan Tari. “Orang ini kami yakini mempunyai kaitan dengan kasus pembunuhan Tari Arizona. Namun, identitas belum bisa kami ungkapkan,” ucap Komisaris Polisi Andi Yul, Jumat, 15 Maret 2015.

Menurut Andi Yul, beberapa titik terang sudah ditemukan oleh tim penyidik, tinggal menghubungkan titik-titik itu dengan mencari alat bukti yang mendukung analisa penyidik. Walau ada barang korban yang hilang, namun polisi masih belum mau mengungkap motif pembunuhan janda cantik tersebut. “Motor jenis Mio milik korban hilang, berserta dua telepon selular korban,” kata Andi Yul.

ASHEANTY PAHLEVI | BC

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

17 jam lalu

Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Komisaris Besar Polisi Wisnu Prabowo menunjukkan barang bukti dan pelaku pembunuhan seorang perempuan asal Bogor di Polsek Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, 4 Mei 2024. Foto: ANTARA/Rolandus Nampu
Kasus Mayat dalam Koper Bali, Tersangka Sempat Berupaya Hilangkan Barang Bukti

Tersangka kasus mayat dalam koper di Bali berupaya menghilangkan barang bukti.


Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

18 jam lalu

Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Komisaris Besar Polisi Wisnu Prabowo menunjukkan barang bukti dan pelaku pembunuhan seorang perempuan asal Bogor di Polsek Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, 4 Mei 2024. Foto: ANTARA/Rolandus Nampu
Pembunuhan Mayat dalam Koper Terjadi Juga di Bali, Saksi Pergoki Pelaku Penuh Bercak Darah

Selain di Bekasi, kasus pembunuhan mayat dalam koper juga terjadi di Kuta, Bali


Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

1 hari lalu

Personel Inafis Polres Ciamis melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus mutilasi di Desa Cisontrol, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat, 3 Mei 2024. Polres Ciamis mengamankan tersangka mutilasi berinisial TR (50 tahun) yang diduga membunuh dan memutilasi tubuh istrinya Y (50 tahun). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

Tarsum mengakui telah membunuh dan memutilasi istrinya sendiri


Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

Seorang ayah di Bekasi berinsial N, 61 tahun, menghantam anak kandungnya sendiri berinisial C, 35 tahun menggunakan linggis hingga tewas.


Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com
Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

Polres Ciamis Jawa Barat, belum dapat memastikan motif pembunuhan dan mutilasi oleh suami ke istri di Dusun Sindangjaya.


Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

Keributan antara bapak dan anak di Bekasi ini dipicu urusan menantu, atau istri dari korban. Si anak minta ayannya mencari keberadaan sang istri.


Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

1 hari lalu

Sekelompok pengunjuk rasa memegang bendera kuning bertuliskan Khalistan, serta spanduk bergambar pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh, saat melakukan protes di luar konsulat India, seminggu setelah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengemukakan kemungkinan keterlibatan New Delhi dalam aksi tersebut. pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar di British Columbia, di Toronto, Ontario, Kanada 25 September 2023. REUTERS/Carlos Osorio
Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.


Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

2 hari lalu

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers kasus penemuan mayat dalam koper di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

Pelaku pembunuhan dan korban telah dua kali berhubungan intim. Permintaan korban untuk segera dinikahi membuat pelaku marah.


Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

2 hari lalu

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers kasus penemuan mayat dalam koper di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

Polisi menyatakan kronologi kasus mayat dalam koper bermula ketika pelaku bertemu korban di kantor.


Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

2 hari lalu

Ilustrasi mutilasi
Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

Seorang suami memutilasi istrinya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.