Kader PDIP Serang Jokowi, Hasto Mengancam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Menteri Susi Pudjiastuti melepas anggota Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) pada Peringatan HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Menteri Susi Pudjiastuti melepas anggota Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) pada Peringatan HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan partainya akan menertibkan kader-kader yang tidak sejalan dengan garis partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini. Belakangan, beberapa kader kontra dengan kebijakan Presiden Joko Widodo.

    "Akan kami tertibkan mereka yang mengambil sikap di luar garis kebijakan partai," ujar Hasto di rumah Megawati Soekarnoputri, Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Januari 2015. (Baca: Jokowi Jumpa Prabowo, Apa Reaksi Megawati?)

    Sebelumnya, politikus PDIP Effendi Simbolon, mengatakan pemakzulan Jokowi mungkin saja terjadinya. Sebabnya, ia menilai Jokowi prematur menjadi presiden. Selain itu, ia menganggap Jokowi kurang memaksimalkan Dewan Pertimbangan Presiden.

    Effendi juga mengibaratkan pemerintahan Jokowi ini layaknya pesawat yang tengah mengalami turbulensi. Ia pun mengkhawatirkan terjadinya turbulensi kedua, yakni saat pembahasan rancangan APBN-P 2015 di DPR nanti.

    Politikus PDIP lainnya, Masinton Pasaribu, menuding ada orang yang sengaja menghalau jalur komunikasi dengan Presiden Joko Widodo. Orang-orang tersebut berada di ring-1 Istana, yaitu Sekretariat Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kantor Staf Kepresidenan. (Baca:Diserang sebagai Brutus Jokowi, Ini Kata Pratikno)

    Mengenai penertiban, kata Hasto, bukan merupakan arahan dari Megawati melainkan sudah menjadi garis kebijakan partai, di mana semua kader harus mematuhinya. "Tak perlu arahan seperti itu, karena kami berpartai dengan ideologi," kata dia. Hasto memastikan partainya tetap menjadi pendukung utama Jokowi dan JK.

    TIKA PRIMANDARI

    Baca berita lainnya:
    Gara-gara Ini, Akbar Tandjung Tinggalkan Ical
    Politikus PDIP Sebut Ada 3 Brutus di Ring-1 Jokowi

    Koalisi Merah Putih Prabowo Siap Dukung Jokowi

    Dekati Prabowo, Jurus Politik Jokowi Tepuk 2 Lalat

    KPK vs Polri: Geger Bila Jokowi Jauhi Koalisi Mega


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.