Anak Budi Gunawan Punya Hotel Bintang 3 di Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Budi Gunawan di dalam lift seusai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Komjen Budi Gunawan di dalam lift seusai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO , Bandung: Hotel bintang tiga di Bandung, The Palais Dago Hotel, dipastikan miliki putra calon Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Muhamad Herviano Widiatama. Hal tersebut dibuktikan dengan Surat Izin Usaha Kepariwisataan (SIUK) No 556/811-Dispar/I/2007 yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Kota Bandung pada 2007.

    "Isi SIUK menerangkan pemilik hotelnya atas nama M. Herviano," ujar Kepala Bidang Pajak Pendaftaran Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung Gun Gun Sumaryana, Jumat, 16 Januari 2015. (Baca juga: Akhirnya, Jokowi Tunda Budi Gunawan Jadi Kapolri)

    Namun, pada saat pengurusan izin hotel, Herviano menguasakan kepada orang lain. Dalam SIUK yang dibuat pada 2007, hotel yang berada tepat di seberang SMAK Dago tersebut bernama Pallazo. Dan berganti nama menjadi Palais pada 2008.

    Gun gun mengatakan hotel tersebut merupakan perusahaan berbentuk perorangan dan memiliki tingkatan hotel kelas melati tiga. Adapun, ia mengatakan, hotel tersebut tak pernah bermasalah dengan perizinan dan masalah pajak. "Hotel Palais termasuk hotel kategori wajib pajak kategori patuh," ucapnya.

    Nama Komjen Budi Gunawan mulai santer dibincangkan saat ia dipilih Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri berdasarkan rekomendasi dari Kompolnas. Namun, saat ditengah jalan pencalonan tunggal atas dirinya, KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka. Budi Gunawan diduga memilki isi rekening yang tidak wajar.

    Salah satu karyawan Hotel Palais yang enggan namanya disebutkan mengatakan hotel dengan gaya arsitektur Eropa ini memilki kapasitas 21 kamar yang dibagi pada lima kelas. Harga termahal dari seluruh kamar tersebut seharga Rp. 1.500.000 per malam. Selain itu tingkat occupacy hotel pada akhir pekan rata-rata kamar terisi hingga 70 persen.

    Dikarenakan gaya arsitekturnya yang bergaya unik, hotel tersebut pun kerap digunakan sebagai tempat pemotretan. Dengan adanya pemberitaan di media massa terkait kepemilikan hotel tersebut, pegawai hotel yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, ia sedikit risih dengan kedatangan wartawan yang sejak kemarin berdatangan. Ia sendiri mengaku tak menahau terkait kepemilikian hotel tersebut. "Saya di sini hanya kerja. Enggak tahu masalah-masalah kaya gitu," ujar dia.

    IQBAL T. LAZUARDI

    Berita lain:
    Cuit SBY: Selamatkan Negara, Presiden, dan Polri

    Jokowi Siapkan Keppres buat Budi Gunawan

    Kabar Suhardi Dicopot, Begini Suasana Bareskrim  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.