Ini Alasan Johan Mundur sebagai Juru Bicara KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi memperlihatkan foto sidak dan barang bukti berupa buku berjudul 'A Journey to Memory of Old Greece' yang didalamnya terdapat kotak penyimpanan milik salah satu tahanan KPK saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, 27 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi memperlihatkan foto sidak dan barang bukti berupa buku berjudul 'A Journey to Memory of Old Greece' yang didalamnya terdapat kotak penyimpanan milik salah satu tahanan KPK saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, 27 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Johan Budi Sapto Prabowo telah menyerahkan surat pengunduran dirinya dari jabatan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi siang ini, 5 Januari 2015. Dalam surat itu dia menyebutkan keinginannya berkonsentrasi menjalani tugas sebagai Deputi Pencegahan KPK. "Iya, aku mengajukan pengunduran diri resmi," ujar Johan melalui BlackBerry Messenger, Senin, 5 Januari 2015.

    Johan mengatakan surat pengunduran dirinya dia sampaikan siang tadi kepada pimpinan KPK. Sebelum ada pengganti, posisi juru bicara dipegang langsung oleh pimpinan KPK.

    Berikut ini penggalan surat pengunduran diri Johan:

    "Mencermati kondisi dan situasi yang berkembang di lembaga KPK, sekaligus posisi sebagai Deputi Pencegahan, maka bersama ini saya menyampaikan pengunduran diri sebagai juru bicara KPK." (Baca juga: Ide KPK Mengusut Harta Istri Dianggap Telat)

    Johan dilantik sebagai Deputi Pencegahan KPK pada 17 Oktober 2014. Dia naik pangkat dari Kepala Bidang Hubungan Masyarakat KPK. Saat terpilih menjadi Deputi Pencegahan KPK, Johan seharusnya melepas jabatan sebagai juru bicara. Namun, pimpinan KPK meminta Johan merangkap jabatan. (Baca juga:Bahas Mafia Migas, Faisal Basri Sambangi KPK)

    Johan mengikuti seleksi Deputi Pencegahan KPK sejak Agustus 2014. KPK membuka seleksi posisi ini setelah pejabat sebelumnya, Iswan Elmi, menjadi deputi di Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan. Johan mengawali kariernya di KPK sebagai direktur pendidikan dan pelayanan masyarakat. Dia menjadi juru bicara KPK sejak 2007, dan diangkat sebagai Kepala Biro Humas KPK pada 2009. (Baca juga: KPK: Tiga Lembaga ini Tak Dukung Menteri Susi )

    LINDA TRIANITA

    Baca juga:
    Tentara Pembelot Korut Bunuh 4 Warga Cina
    Menteri Indroyono Tantang ITS Berinovasi
    Interior Kantor Gereja Ini Dirancang Ceria
    Bulog: Orang Miskin Tetap Dapat Bantuan





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.