Rumah Moeldoko Ditabrak,TNI: Kecelakaan Biasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Pajero menabrak pagar di Jl. Diponegoro.POLDA metro jaya/facebook, 3 Januari 2015.

    Mitsubishi Pajero menabrak pagar di Jl. Diponegoro.POLDA metro jaya/facebook, 3 Januari 2015.

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah dinas Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, ditabrak seorang pemuda pada 3 Januari 2015 sekitar pukul 22.59 WIB. Dari foto yang diunggah akun resmi Traffic Management Centre Kepolisian Daerah Metro Jaya di Twitter, @TMCPoldaMetro, tampak sebuah mobil Pajero Sport berwarna Hitam menabrak pagar depan rumah dinas yang dikawal anggota TNI.

    Sejauh ini, TNI tidak menganggap serius peristiwa penabrakan tersebut. "(Pemeriksaan) hanya oleh polisi saja. Itu kecelakaan lantas," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya kepada Tempo, Ahad, 4 Januari 2015.

    Fuad memastikan TNI tak ikut campur dalam penanganan kasus tabrakan tersebut, meski melibatkan dan berpotensi membahayakan pimpinan tertinggi TNI. Peristiwa yang tak menimbulkan korban jiwa tersebut hanya digolongkan sebagai kecelakaan lalu lintas tanpa motif ancaman. "Itu hanya kecelakaan biasa," ujar Fuad.

    Berdasarkan dua foto yang diunggah akun TMC, mobil Pajero yang dikendarai seorang pemuda tampak rusak parah di bagian depan setelah menabrak pagar putih rumah dinas Moeldoko. Kaca mobil di beberapa bagian juga tampak pecah. Sedangkan pelaku atau pengendara diklaim selamat dan menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Berita Terpopuler:
    Pamer Kendaraan dan Alat Canggih Pencari Air Asia
    Bagian Tubuh Pesawat Air Asia Ditemukan Semalam
    AirAsia Mirip Garuda yang Mendarat di Sungai
    Tim Rusia Jamin Bisa Angkat Badan Air Asia
    Persib Lirik Top Skor Liga Malaysia



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.