Selasa, 20 November 2018

Puing Diduga Air Asia Ditemukan Nelayan Bangka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Belitung, Indonesia. TNI AU tengah melakukan pemantauan diatas pesawat Hercules, dalam upaya pencarian pesawat AirAsia yang hilang pada, 28 Desember 2014 dalam rute penerbangan Surabaya-Singapura. Seorang personil tengah melakukan pemantauan melalui sisi jendela pesawat, 29 Desember 2014. Jefri Tarigan/Anadolu Agency/Getty Images.

    Belitung, Indonesia. TNI AU tengah melakukan pemantauan diatas pesawat Hercules, dalam upaya pencarian pesawat AirAsia yang hilang pada, 28 Desember 2014 dalam rute penerbangan Surabaya-Singapura. Seorang personil tengah melakukan pemantauan melalui sisi jendela pesawat, 29 Desember 2014. Jefri Tarigan/Anadolu Agency/Getty Images.

    TEMPO.CO, Pangkalpinang - Serpihan pesawat yang diduga milik AirAsia QZ8501 ditemukan di sekitar perairan Pulau Tujuh, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Nelayan setempat, Taha, pada Ahad pagi, 28 Desember 2014, sekitar pukul 08.00 WIB mengaku melihat serpihan yang cukup banyak berukuran besar dan kecil serta berserabut.

    "Kita tadi mendapat laporan dari Polair, ada nelayan yang menemukan puing di sektor X (Kecamatan Belinyu, Bangka). Saat ini nelayan tersebut sedang dimintai keterangan di Polsek Belinyu," ujar Deputi Operasi Badan Search and Rescue Nasional Sunarbowo kepada wartawan, Selasa, 30 Desember 2014. (Baca: Air Asia Raib, Akun Indigo Ini Bikin Heboh)

    Sunarbowo menuturkan nelayan tersebut tidak menyangka menemukan puing yang diduga pesawat. Namun dia juga masih ragu atas apa yang ditemukannya karena tidak tahu bahan pesawat. (Baca: Mengapa ELT dan Pinger AirAsia Tak Berbunyi?)

    "Kita tetap kritis menerima seluruh informasi yang disampaikan. Meski nelayan tersebut ragu, saat ini pesawat CN 235 milik TNI AL dan MI 35 milik TNI AD sudah menuju ke sana," tuturnya.(Baca: Ombak dan Arus Ganas di Titik Hilang Kontak Air Asia)

    Menurut Sunarbowo, rencana operasi pencarian Air Asia hari ini diperluas menjadi 13 sektor hingga ke laut barat daya dengan mengerahkan 14 pesawat dan empat helikopter yang di-BKO-kan ke Basarnas. "Bantuan pihak asing yang melakukan penyisiran juga sudah dilakukan," katanya.

    Pesawat Air Asia QZ8501 hilang dari pantauan radar otoritas penerbangan di Indonesia pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat jurusan Surabaya-Singapura yang mengangkut 155 penumpang dan 7 awak ini terakhir kali terekam berada di atas perairan Belitung pada pukul 06.16 waktu setempat. (Baca: Jejak Air Asia Terlacak di Bangka Belitung ?)

    SERVIO MARANDA

    Baca juga:
    Kisah Bersama Tim Elite Basarnas Memburu AirAsia
    BBM Naik, Ahmad Dhani Terima Job Tahun Baru
    Cari Air Asia, AS dan Cina Kirim Kapal Perang
    Tessa Mariska, Dikejar Lesbi di Brasil


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.