'Jokowi ke Muhammadiyah Empat Kali, Mega Dua, SBY Nol...'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menemui sejumlah ibu di peringatan Hari Ibu Ke-86 yang dilaksanakan di GOR Ciracas, Jakarta, 22 Desember 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Presiden Jokowi menemui sejumlah ibu di peringatan Hari Ibu Ke-86 yang dilaksanakan di GOR Ciracas, Jakarta, 22 Desember 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak banyak presiden yang kerap silahturahmi ke kantor pusat Muhammadiyah di Menteng Raya, Jakarta Pusat. Seorang satpam, Muhamad Rudiza, 50 tahun, mengatakan hanya Megawati Sukarnoputri dan Joko Widodo yang kerap berkunjung ke kantor yang terletak di dekat Tugu Tani ini. (Baca: Muhammadiyah Tak Haramkan Muslim Ucapkan Natal)

    "Ini keempat kalinya Jokowi silahturahmi. Selain itu, Megawati sempat dua kali ke sini, tapi Pak Harto, SBY, dan Habibie tak pernah," kata Rudi di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 24 Desember 2014. Ia telah bekerja selama 22 tahun menjaga kantor yang dipimpin oleh Din Syamsudin ini.

    Pagi ini, Presiden Jokowi berkunjung ke Muhammadiyah untuk bersilahturahmi. Sebelumnya, ia mengunjungi kantor pusat Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Hingga berita ini diturunkan, Jokowi belum tiba, namun pasukan pengamanan presiden tampak siaga di depan pintu masuk. Sejumlah pengurus Muhammadiyah telah berada di dalam, namun Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin belum datang. (Baca: Syafii Maarif: Selamat Natal seperti Selamat Pagi)

    Menurut Rudi, sebelum dilantik menjadi presiden, Jokowi sudah tiga kali silahturahmi dengan pengurus Muhammadiyah di kantor pusat. Ini menjadi pertemuan pertama setelah Jokowi jadi presiden.

    Rudi menceritakan sepanjang Presiden Soeharto berkuasa selama 32 tahun, Muhammadiyah berada di bawah kepimpinan Amien Rais. Soeharto tak pernah sekali pun berkunjung ke kantor pusat Muhammadiyah. "Saat itu Pak Harto enggak suka sama Amien Rais, sampai dia lengser," kata Rudi. (Syafii Maarif Tiap Tahun Ucapkan Selamat Natal)

    Habibie dan Gusdur berkunjung setelah lengser dari jabatannya. Selain itu, Wiranto tak pernah berkunjung selama menjabat sebagai Panglima ABRI (Pangab, sekarang disebut Panglima TNI). "Setelah itu baru beliau mulai ke sini," kata Rudi.

    Selama puluhan tahun, Rudi rajin mengamati pejabat-pejabat yang bertandang ke kantornya. Ia betah menjadi bagian dari Muhammadiyah karena basis panutan keluarga juga berasal dari organisasi ini.

    PUTRI ADITYOWATI

    Baca berita lainnya:
    Bima Arya Segel Gereja, Ini Respons GKI Yasmin
    Jokowi: Megawati Pemenang Pertarungan Politik

    Jokowi Jangan Bayar Ganti Rugi Via Lapindo, Kenapa?

    Paus Fransiskus 'Hajar' Pejabat Gereja Vatikan

    Epiwalk Milik Bakrie Menunggak Pajak Rp 8,8 M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.