Kembali ke Istana, SBY: Apa Kabar Semua?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah kiri) dan Ibu Negara Iriana (kiri) didampingi mantan Presiden SBY (kanan) melambaikan tangan kepada parade militer di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2014. AP/Mast Irham

    Presiden Jokowi (tengah kiri) dan Ibu Negara Iriana (kiri) didampingi mantan Presiden SBY (kanan) melambaikan tangan kepada parade militer di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2014. AP/Mast Irham

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertandang ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 8 Desember 2014. SBY yang tiba di Istana pukul 13.08 WIB langsung menemui Presiden Joko Widodo.

    SBY mendatangi Istana menumpang mobil sedan Mercedes Benz hitam berpelat B-1285-RFT. Mengenakan batik merah gelap bercorak, SBY didampingi mantan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

    "Assalamualaikum. Apa kabar semuanya?" kata SBY menyapa para wartawan. SBY dan Sudi kemudian langsung masuk menuju ruangan Istana. Pertemuan ini tertutup untuk media.

    Kedatangan SBY ke Istana dalam kapasitas dirinya sebagai Chairman Global Green Growth Institute (GGGI). Belum diketahui topik pembahasan dalam pertemuan Jokowi-SBY ini. Kehadiran SBY ke Istana kali ini yang pertama sejak ia resmi melepas jabatan sebagai presiden dan digantikan Jokowi pada 20 Oktober 2014. (Baca juga: 'Sikap SBY Jadi Akar Masalah Perpu Pilkada')

    Pertemuan Jokowi dan SBY bersamaan dengan pro dan kontra ihwal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah di Dewan Perwakilan Rakyat. SBY sebagai pembuat beleid tersebut kecewa dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang berkeras menolak perpu. SBY merupakan Ketua Umum Partai Demokrat yang menguasai hampir 11 persen kursi di DPR. (Baca juga: Ini Perolehan Kursi Partai Versi KPU)

    Adapun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjadi basis politik Jokowi mendukung perpu yang mengusung pemilihan kepala daerah langsung tersebut. (Baca juga: Koalisi Prabowo Terbelah Soal Perpu Pilkada)

    PRIHANDOKO

    Terpopuler:
    Kubu Ical: Peserta Munas Ancol Diberi Rp 500 juta
    Jokowi Tolak Sahkan Golkar Kubu Ical dan Agung
    Usul BPJS Jadi Kartu Subsidi, Anang Dibilang Lucu
    Christine Hakim: Ibarat di Film, Ahok Peran Utama
    Munas Golkar di Ancol, Kubu Ical: Hentikan!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.