Minggu, 18 November 2018

Usul BPJS Jadi Kartu Subsidi, Anang Dibilang Lucu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah, mengikuti Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah, mengikuti Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Tegal - Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Anang Hermansyah, mengusulkan agar kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bisa mewakili bermacam kartu dari program bantuan pemerintah. "Jadi tidak perlu kakehan (kebanyakan) kartu," kata Anang dalam acara diskusi ihwal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan program kompensasi untuk rakyat di Pendopo Balai Kota Tegal pada Ahad, 7 Desember 2014. (Baca: Anang: Interpelasi, Harus Itu)

    Jika satu kartu BPJS bisa mewakili seluruh kartu bantuan pemerintah, Anang mengatakan, warga tidak akan repot membawa banyak kartu. "Mau beli bensin bersubsidi? cukup tunjukkan kartu BPJS," ujar Anang mencontohkan salah satu penerapan kartu BPJS sesuai dengan usulannya. (Baca: Nostalgia Tempat Dugem Anang-Ashanty)

    Anang menyadari usulannya sulit diterima secara nasional. Meski demikian, dia berharap usulan nyeleneh itu bisa dimulai di daerah, salah satunya di Kota Tegal. Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno hanya tersenyum menanggapi permintaan Anang.

    Namun tidak demikian dengan reaksi Sekretaris Dewan Kesenian Kota Tegal, Joshua Igho. Mendengar usulan Anang, seniman yang didapuk sebagai pemain organ untuk mengiringi acara diskusi tersebut seketika mengkerutkan dahinya.

    "Berarti Mas Anang belum paham apa itu BPJS," kata Joshua seusai acara diskusi. Joshua berujar kartu BPJS tidak bisa menjadi patokan bahwa pemegangnya adalah warga miskin yang layak mendapat bantuan dari pemerintah. "Orang kaya juga mendaftar BPJS," ujarnya.

    Joshua mengaku tidak habis pikir dengan logika berpikir Anang. "Masak orang kaya bermobil mewah bebas memborong BBM bersubsidi di SPBU hanya karena menunjukkan kartu BPJS, itu kan lucu," kata Joshua.

    Ditemui seusai acara diskusi rakyat, Anang mengatakan, kalau BPJS memang untuk masyarakat miskin, pendataannya musti akurat. "Supaya subsidi BBM tidak salah (sasaran). Kalau BPJS pendataannya betul kan untuk mendapat minyak bersubsidi bisa menggunakan itu," kata Anang.

    Ihwal BPJS tidak hanya berlaku untuk warga miskin, Anang menjawab, "Lha iya, tapi kan bisa ketahuan," ujar Anang. Lantas bagaimana cara mengetahui pemegang kartu BPJS itu warga miskin atau kaya, apa musti dilihat dari kelas perawatan yang dipilih, Anang menjawab lagi, "Lha iya. Gimana sih, kamu wartawan masak tidak tahu," kata Anang yang mengaku belum mendaftar BPJS.

    DINDA LEO LISTY

    Berita Terpopuler
    Kalahkan Malaysia, Indonesia ke Final Axiata Cup
    Ini Daftar Pemenang FFI 2014
    Munas Golkar Tandingan Dapat Restu Jusuf Kalla
    'Sikap SBY Jadi Akar Masalah Perpu Pilkada'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.