Singkong Rebus Jadi Camilan Rapat Kementerian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO , Jakarta: Singkong rebus kini naik kelas. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, menyarankan makanan rakyat itu disajikan dalam rapat-rapat di lingkungan kementerian.

    Di sosial media, beredar surat Menteri Yuddy bernomor 13 tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana. Surat bertanggal 20 November 2014 itu ditujukan bagi seluruh kementerian dan lembaga Kabinet Kerja.(Baca: Wajibkan PNS Tes Urine, Ini Alasan Menteri Yuddy)

    Isinya meminta agar mulai 1 Desember 2014, konsumsi rapat hanya berisi makanan tradisional seperti singkong rebus, jagung rebus, combro, lemet, singkong urap, ubi rebus, dan makanan tradisional lainnya yabg sejenis. Selain itu, minuman yang disajikan juga hanya kopi, teh, dan air mineral.

    Surat itu juga meminta agar aparat negara tidak mengirimkan karangan bunga kepada atasan atau sesama pejabat pemerintahan. Lalu, ada pembatasan publikasi advertorial yang menggunakan biaya tinggi.(Baca: Menteri Yuddy: Pegawai Kota Bekasi Terlalu Gemuk)

    Menanggapi surat itu, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral sepertinya mulai mengajikan makanan tersebut per satu Desember 2014. "Dalam rangka efisiensi anggaran dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," demikian bunyi surat tersebut.

    INDRI MAULIDAR

    Berita Lain
    Jurus Saling Kunci Jokowi dengan Koalisi Prabowo 

    Ruhut: Demokrat Tolak Dukung Hak Interpelasi 

    Tiga Momen Kedekatan Jokowi dan Menteri Susi

    Alasan Akbar Cs Sarankan Penundaan Munas Golkar  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.