Kasus Wali Kota Palembang Segera Dimejahijaukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Palembang, Romi Herton memakai rompi tahanan usai diperiksa selama tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, 10 Juli 2014. KPK menetapkan Romi Herton sebagai tersangka penyuapan kepada Akil Mochtar. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Walikota Palembang, Romi Herton memakai rompi tahanan usai diperiksa selama tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, 10 Juli 2014. KPK menetapkan Romi Herton sebagai tersangka penyuapan kepada Akil Mochtar. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menyelesaikan pemberkasan untuk dua tersangka penyuap bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, yaitu Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyito. Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan berkas Romi dan istrinya dilimpahkan ke penuntutan. "Iya naik ke tahap dua (penuntutan)," ujar Priharsa melalui pesan singkat, Selasa, 4 November 2014.

    Menurut dia, setelah berkas perkara Romi dan istrinya dilimpahkan ke penuntutan, ada jeda 14 hari untuk kemudian naik ke persidangan. Sidang perkara Romi dan istrinya akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

    Romi yang mendekam di rumah tahanan negara kelas satu Jakarta Timur cabang KPK di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, itu sudah tiba di gedung komisi antirasuah sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan Masyito yang mendekam di rutan yang terletak di gedung KPK menandatangani surat pelimpahan berkas pada pukul 14.00 WIB. Keduanya hanya tersenyum saat dicecar berbagai pertanyaan oleh wartawan. (Berita penahanan Romi dan istrinya bisa dilihat di sini)

    Pada 16 Juni 2014, KPK mengumumkan penetapan Romi dan Masyito sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa pemilihan umum kepala daerah di Mahkamah Konstitusi. Pasangan suami-istri itu diduga menyuap Akil ketika Akil menjabat Ketua MK. Akil merupakan hakim panel dalam persidangan sengketa pilkada Palembang. (Penyidik KPK pernah memeriksa Akil terkait Pilkada Palembang, klik di sini untuk beritanya)

    Uang suap untuk Akil diduga diserahkan Romi melalui istrinya, sebesar Rp 20 miliar. Tujuan penyerahan duit itu adalah supaya MK membatalkan ketetapan Komisi Pemilihan Umum yang menyatakan Sarimuda--pesaing Romi dalam pilkada Palembang sebagai Wali Kota Palembang terpilih. Lantaran diduga pernah berbohong di persidangan ketika menjadi saksi untuk terdakwa Akil di Pengadilan Tipikor Jakarta sebelumnya, Romi dan Masyito juga disangka melanggar pasal pemberikan kesaksian palsu di persidangan. (Kesaksian palsu di persidangan terkait Akil juga menjerat orang lain. Klik di sini untuk membaca beritanya)

    LINDA TRIANITA


    Topik Terhangat
    TrioMacan Dibekuk | Penghinaan Presiden | Susi Pudjiastuti | Pengganti Ahok | Kabinet Jokowi

    Berita Terpopuler
    Anak Menteri Susi Balas Cuitan Putra Jokowi
    Ahok Pernah Diperas oleh @TrioMacan2000
    Proyek Jembatan Selat Sunda Dihentikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.