3 Dirut BUMN Jadi Menteri, Dahlan: Sangat Pantas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Istri, Nafsiah Sabri beri sambutan saat acara perpisahan di ahir masa jabatanya menjadi menteri BUMN Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di gedung kementrian BUMN, Jakarta, 17 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Istri, Nafsiah Sabri beri sambutan saat acara perpisahan di ahir masa jabatanya menjadi menteri BUMN Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di gedung kementrian BUMN, Jakarta, 17 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan tiga direktur utama BUMN yang menjadi menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo memang pantas. Tak hanya pantas, kata Dahlan, ketiganya memang sangat pantas.

    "Mereka memang hebat, pantas, sangat pantas," kata Dahlan usai berbicara di Kultum Supermentor IV: From Nothing to Amazing di Djakarta Theatre, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2014. (Baca: Kabinet Kerja Diisi 8 Perempuan dan 26 Pria).

    Sore tadi, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan 34 nama menteri dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Tiga di antaranya merupakan direktur utama perusahaan BUMN ketika Dahlan menjabat menteri BUMN. Mereka adalah Direktur Utama PT Telkom Arif Yahya yang ditunjuk jadi Menteri Pariwisata; Dirut PT KAI Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan; dan, Dirut PT Pindad (Persero) Sudirman Said sebagai Menteri ESDM.

    Menurut Dahlan, sebenarnya masih ada lima direktur utama BUMN lagi yang layak jadi menteri. Di antaranya Dwi Sucipto (Semen Indonesia), Sofyan Basir (Bank BRI), Budi Sadikin (Bank Mandiri), dan Arifin Tasrif (Pupuk Indonesia). "Kalau mau, lima-limanya itu orang hebat semua," kata Dahlan. (Baca: Arti Kemeja Putih bagi Menteri Pilihan Jokowi-JK).

    KHAIRUL ANAM

    Terpopuler
    Nama Menteri Jokowi-Kalla Sudah Final
    Taufik Gerindra: Ahok Mundur Saja dari Sekarang
    Daftar Lengkap Menteri Kabinet Kerja Jokowi
    Komnas HAM: Jokowi Dikelilingi Terduga Pelanggar HAM  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.