Senin, 26 Februari 2018

Bengkak Habis Operasi, Hendropriyono Membaik  

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 21 September 2014 09:46 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bengkak Habis Operasi, Hendropriyono Membaik  

    Jenderal (Purn), Abdullah Makhmud Hendropriyono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan Abdullah Makhmud Hendropriyono dikabarkan mulai membaik, meskipun belum sepenuhnya normal. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945, itu mulai dirawat di RSPAD sejak tiga hari lalu karena mengalami pembengkakan di sekitar tulang belakangnya.

    "Tiga hari yang lalu memang terjadi pembengkakan, sehingga harus dibawa ke RSPAD Gatot Subroto," ujar menantu Hendro, Andika Perkasa, yang dihubungi via telepon, Ahad, 21 September 2014.

    Menurut Andika, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD berpangkat brigadir jenderal, kondisi fisik Hendro memang belum sepenuhnya pulih setelah dua minggu lalu menjalani operasi tulang belakang di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. "Dia terlalu banyak bergerak," ujarnya. (Baca: Jokowi Ramai Dikecam karena Pilih Hendro)

    Andika tak tahu persis aktivitas Hendropriyono sepulang dari Singapura sehingga mengalami pembengkakan. "Kurang tahu aktivitasnya apa," katanya. Namun Andika mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran berlebih ihwal penyakit Hendropriyono. "Tapi belum pada kondisi yang normal juga."

    Saat ini, ujar Andika, pembengkakan tulang belakang sudah mulai mengempis. "Membaik kondisinya," katanya. Dengan demikian, kata Andika, mulai Ahad ini, Hendropriyono sudah bisa pulang ke kediamannya. "Hari ini sudah mulai siap-siap pulang."

    Hendropriyono, yang kini menjadi anggota Dewan Penasihat Tim Transisi Jokowi-JK, banyak disebut masuk bursa calon menteri. Kabar lain menyebutkan ia menyodorkan nama untuk menempati posisi Kepala BIN dan bersaing dengan tokoh lain yang juga menyorongkan nama, yakni Jenderal (Purnawirawan) Luhut Binsar Panjaitan. Hendro selama ini dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Adapun Luhut dikenal dekat sejak lama dengan Joko Widodo.

    TRI SUSANTO SETIAWAN

    Terpopuler:
    Sindir Ahok, Prabowo: Kutu Busuk, Kutu Loncat? 
    Tiba di Lokasi Kongres Gerindra, Prabowo: Kok Sepi 
    Tiba di Lokasi Kongres, Prabowo: Kok Sepi, Ya
    Prabowo Klaim Gerindra Kalah karena Kurang Duit 
    Tidak Jadi Menteri, Abraham Siap Maju Pilpres 2019


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.