Karikaturis Tempo, Priyanto Sunarto Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Priyanto Sunarto saat pembukaan Pameran Dua Empu:

    Priyanto Sunarto saat pembukaan Pameran Dua Empu: "Opini dan Legasi: Wajah Kita dalam Gambar" karya ilustrator Tempo, Priyanto Sunarto dan almarhum Syahrinur Prinka, di Galeri Soemardja, Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 Februari 2014. Rencananya Piyanto akan dimakamkan besok Kamis 18 September 2014 di pemakaman Sirnaraga, Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Karikaturis Tempo, Priyanto Sunarto, 67 tahun, meninggal. Pri S, nama inisial di karyanya, meninggal di Rumah Sakit Santo Borromeus, Bandung, Rabu, 17 September 2014, sekitar pukul 13.00 WIB.

    "Rencananya akan dimakamkan besok (Kamis) di pemakaman Sirnaraga, Bandung," kata Andriyanto, anak almarhum di rumah duka. Selama sebulan terakhir, Priyanto menjalani perawatan di Rumah Sakit Santo Borromeus.

    Menurut Andriyanto, Priyanto meninggal karena komplikasi penyakit dari diabetes. Saat ini almarhum disemayamkan di rumah duka, Jalan Sekeloa Nomor 23, Bandung.

    Lahir di Magelang, 10 Mei 1947, Pri merupakan sarjana seni rupa ITB lulusan 1973 dan Doktor dari kampus yang sama pada 2005. Selain membuat karikatur di Tempo, ia pernah mengajar di seni rupa ITB dan Institut Kesenian Jakarta. Priyanto meninggalkan seorang istri, Euis Sukmadiana, dan lima orang anak.

    Banyak karyanya yang mendapat penghargaan, seperti penghargaan karya grafis terbaik pada pameran tahunan Seni Rupa ITB 1969, kartun editorial terbaik sejak 1988 hingga 1994 dari Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya.

    ANWAR SISWADI

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Ahok dan Gerindra | Pilkada oleh DPRD | IIMS 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    Koin Logam 5.200 SM Ditemukan di Gunung Padang
    Artidjo: Luthfi Hasan Ishaaq Lakukan Korupsi Politik
    Di Twitter, Wanita ISIS Ini Pegang Kepala Buntung
    Bimbim Slank Demen Bila Ahok Marah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.