Surya Paloh Dapat Gelar Profesor Kehormatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum partai NasDem Surya Paloh seusai menghadiri open house Idul Fitri di rumah Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Jakarta, 28 Juli 2014. Megawati selenggarakan open house pada Idul Fitri 1435 H yang dihadiri berbagai kalangan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ketum partai NasDem Surya Paloh seusai menghadiri open house Idul Fitri di rumah Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Jakarta, 28 Juli 2014. Megawati selenggarakan open house pada Idul Fitri 1435 H yang dihadiri berbagai kalangan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Beijing - Pimpinan Media Grup Surya Paloh menerima gelar Honorary Profesorship (Profesor Kehormatan) dari Beijing Foreign Studies University, Beijing, Cina, pada Rabu, 10 September 2014. Surya menerima gelar ini atas perannya sebagai pemimpin media grup yang dianggap mampu kembali menjembatani hubungan Indonesia dengan Cina secara lebih baik.

    Seperti diketahui, Metro TV, salah satu media milik Surya Paloh, meluncurkan program berita khusus dalam bahasa Mandarin, yaitu Metro Xinwen. Program tersebut kemudian dianggap sebagai salah satu acara yang mampu merajut dan mempererat kembali hubungan Indonesia-Cina yang sempat mengalami pasang surut.

    Beijing Foreign Studies University selama ini dikenal sebagai kampus bergengsi yang melahirkan para diplomat Cina. Surya tiba di Beijing pada Selasa, 9 September 2014 dengan menggunakan jet pribadi. Dia didampingi beberapa petinggi Partai NasDem.

    Surya Paloh mengaku bangga dan terhormat mendapat gelar tersebut. Dia mengatakan pekerjaan dua bangsa besar, Indonesia dan Cina, adalah untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Surya menyebut ada tiga bidang yang bisa menunjang cita-cita tersebut, yaitu pendidikan dan kebudayaan, bidang pengembangan usaha, dan pertahanan.”Tiga bidang itu penting untuk melahirkan manusia-manusia unggul,” katanya di Beijing, Rabu, 10 September 2014.

    JULI HANTORO

    Berita Terpopuler:
    Lengser, Menteri-menteri SBY Tak Dapat Pesangon

    Kelar Jadi Menteri, Nilai Pensiun CT Paling Kecil

    Ketua PBNU: Pilkada Langsung Bukan Perintah UUD45

    Pasien yang Diduga Bunuh Diri Ternyata Dosen



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.