Selasa, 22 September 2020

SBY Berhentikan Kepala Staf TNI AD  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasad Jenderal TNI Budiman. TEMPO/Dasril Roszandi

    Kasad Jenderal TNI Budiman. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberhentikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Budiman. Menurut Budiman, pemberhentian itu disampaikan melalui Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (Baca di sini: Disebut 'Kapal Karam', SBY: Saya Panglima Tertinggi)

    "Panglima menelepon saya dan mengabarkan pemberhentian tersebut," kata Budiman kepada Tempo, Senin, 21 Juli 2014. Telepon itu diterima Budiman sekitar pukul 18.45.

    Budiman, yang dilantik sebagai KSAD pada September tahun lalu, akan memasuki masa  pensiun pada 25 September 2014. Budiman menyatakan tak menanyakan alasan pemberhentian. "Saya cuma bilang, 'Siap laksanakan, silakan Pak,'," kata Budiman.

    Rencananya, Budiman diberhentikan pada Jumat, 25 Juli atau dua bulan lebih cepat. Belum jelas benar alasan pemberhentian Budiman. Sampai berita ini ditulis, Tempo belum mendapat tanggapan dari pihak Istana. (Baca: SBY Perintahkan Rapat TNI-Polri Terbuka)

    WAHYU MURYADI

    Terpopuler
    Jokowi Batal Balik Jadi Gubernur Jika Ini Terjadi
    Deklarasi Ansharul Khilafah Dukung ISIS Dibubarkan
    Hamas Tangkap Seorang Tentara Israel
    iPad Milik Korban MH17 Kirim Pesan ke Keluarga
    Ahok Ngamuk Tamunya Kemalingan di Balai Kota


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.