Pemuda di Sukabumi, Emon, Sodomi 47 Bocah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Yiorgos Karahalis

    REUTERS/Yiorgos Karahalis

    TEMPO.CO, Sukabumi - Kepolisian Resor Sukabumi Kota menangkap seorang pemuda bernama Andri Sobari alias Emon, 24 tahun, Kamis, 1 Mei 2014. Emon ditangkap karena ada warga yang melapor bahwa anaknya dicabuli Emon di lokasi Pemandian Citamiang, Kota Sukabumi, Ahad, 27 April 2014.

    Kepada polisi, Emon mengaku telah mencabuli puluhan bocah lelaki. Kepala Polres Sukabumi Kota Ajun Komisaris Besar Hari Santoso mengatakan puluhan orang tua mengaku anaknya menjadi korban Emon. "Hingga kini korban yang melapor sudah 47 orang," kata Hari di Sukabumi, Jumat, 2 Mei 2014.

    Kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi Kota. Menurut Hari, korban Emon yang melapor berusia 6-13 tahun. Mereka sebagian besar tinggal di dekat rumah Emon. "Ada korban yang masih saudara pelaku," ucap Hari.

    Polisi masih menyelidiki kasus pencabulan sesama jenis terhadap anak di bawah umur ini. Lebih lanjut, Hari menuturkan, tidak menutup kemungkinan jumlah korban pencabulan Emon bertambah. "Kami berharap korban lainnya untuk melapor," ujar Hari. Dari pemeriksaan sementara, Emon menjanjikan uang Rp 25-50 ribu kepada korbannya.

    DEDEN ABDUL AZIZ

    Topik terhangat:
    Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi Nyapres, Ahok: Kacau-Balau Jakarta Ini
    Tak Serahkan iPod, Boediono Bisa Dijerat Pasal Suap
    Ahok: Jokowi Jangan On-Off


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.