Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jejak Boy Thohir dalam Kasus Suap SKK Migas  

image-gnews
Dari kiri: Komisaris Independen PT Adaro Energy Tbk. Djoko Suyanto, Direktur Utama Boy Garibaldi Thohir (tengah) dan Direktur Corporate Secretary Andre J. Mamuaya di Jakarta, Juli 2008. DOK/TEMPO/ Nickmatulhuda
Dari kiri: Komisaris Independen PT Adaro Energy Tbk. Djoko Suyanto, Direktur Utama Boy Garibaldi Thohir (tengah) dan Direktur Corporate Secretary Andre J. Mamuaya di Jakarta, Juli 2008. DOK/TEMPO/ Nickmatulhuda
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hukuman penjara 20 tahun mengancam Rudi Rubiandini, bekas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Selasa, 11 Maret 2014 ini, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyidangkan kembali Rudi, profesor bidang pertambangan dari ITB.

Sejumlah individu yang terkait kasus Rudi telah diperiksa KPK dan dijadikan saksi di persidangan. Namun, ada sosok yang  belum sekali pun diperiksa KPK. Akan tetapi, disebut-sebut tersangkut kasus ini, yaitu Boy Thohir yang menjabat Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk. Bos PT Adaro Energy Tbk, Boy Thohir disebut pernah menyetorkan US$ 700 ribu.

Uang tersebut merupakan tanda terima kasih atas proyek gas Panca Amara Utama, anak perusahaan PT Surya Esa Perkasa Tbk. Surya Esa mengakuisisi Panca Amara pada 2011 dan Boy Thohir duduk sebagai presiden direktur.

Seperti diberitakan majalah Tempo, 24 November 2013, Panca Amara sangat membutuhkan pasokan gas untuk pabrik amoniaknya. Pabrik itu akan berkapasitas 700 ribu metrik ton dengan investasi sebesar US$ 750 juta, sekitar Rp 8,6 triliun. Sepertiga kebutuhan dana disuntik perusahaan induk, PT Surya Esa Perkasa Tbk.

Masalah gas untuk Panca Amara yang tak kunjung kelar sejak 2010 inilah yang dicoba diurus Febri, orang dekat Garibaldi Thohir atau Boy Thohir. Sebuah tulisan di situs www.pertamina-ep.com pernah mencatat nama Febri sebagai Assistance to Director Presiden Direktur PT Adaro Indonesia. (Rudi Disebut Pernah Terima Uang dari Anak Buah Boy Thohir).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Febri berusaha mendekati Rudi Rubiandini. Makanya Febri girang ketika Rudi mengajaknya bertemu. Berdasarkan keterangan Febri kepada KPK, pada 15 Juli 2013, Rudi menelepon dan memintanya datang ke lapangan golf Pondok Indah. Secepat kilat ia meluncur ke kawasan elite di Jakarta Selatan itu. Di sana telah berkumpul delapan orang, termasuk Rudi dan Deviardi. (Febri Bantah Beri Uang ke Rudi Rubiandini).

Ketika dikonfirmasi, Boy Thohir membantah pernah memerintahkan pemberian uang kepada Rudi Rubiandini. "Apakah itu lewat Febri ataupun Deviardi," ujar dia. "Saya tidak kenal Deviardi," Boy menegaskan. Pengusaha ini memastikan soal perizinan proyek Panca Amara Utama sudah beres di era Kepala BP Migas R. Priyono, bukan di era Rudi. "Kalau soal uang itu sudah jelas siapa pemiliknya," kata Boy. "Kan, dikirim lewat Bank Mandiri."

MAJALAH TEMPO | TIKA PRIMANDARI

Terpopuler:
Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines
Pesawat Adam Air Lebih Tragis Dibanding Malaysia Airlines
Alat Kejut 3.800 Kilovolt Tak Membunuh Ade Sara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Profil 6 Perusahaan yang Bekas Lahan Tambangnya Dijadikan WIUPK untuk Ormas Keagamaan

8 hari lalu

Pertambangan batubara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kutai, Kalimantan Timur, Mei 2002. TEMPO/IGG Maha Adi
Profil 6 Perusahaan yang Bekas Lahan Tambangnya Dijadikan WIUPK untuk Ormas Keagamaan

Pemerintah telah menyiapkan enam WIUPK untuk dikelola ormas keagamaan. Selain PT Kaltim Prima Coal dan PT Adaro Energy Tbk, mana lagi?


Aturan Pengelolaan WIUPK Eks PKP2B untuk Ormas Keagamaan, 6 Wilayah yang Diberikan Bekas Lahan Siapa?

9 hari lalu

Produksi batu bara Indonesia masih sesuai rencana kerja pemegang izin pertambangan minerba. Data Ditjen Minerba pada 2018 mencatat, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Minerba Rp 50 triliun, melampaui target Rp 32,1 triliun.
Aturan Pengelolaan WIUPK Eks PKP2B untuk Ormas Keagamaan, 6 Wilayah yang Diberikan Bekas Lahan Siapa?

Pemerintah menyiapkan enam WIUPK bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara untuk dikelola ormas keagamaan. Seperti apa regulasinya?


Adaro Energy Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Sarjana dan Magister, Simak Persyaratannya

14 Oktober 2023

Para pencari kerja mengantre untuk memasuki ruangan Mega Career Expo 2023 di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2023. Bursa kerja yang diikuti sekitar 40 perusahaan ini menawarkan 300 lowongan pekerjaan. Tempo/Tony Hartawan
Adaro Energy Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Sarjana dan Magister, Simak Persyaratannya

PT Adaro Energy Indonesia Tbk membuka lowongan kerja pada program Adaro Power Professional Program 2024. Pendaftar lulusan sarjana (S1) atau magister (S2) dapat mendaftar pada program ini. Program ini dibuka hingga 27 Oktober 2023.


Adaro Minerals Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih 2022 untuk Belanja Modal dan Dana Cadangan

10 Mei 2023

Logo Adaro Mineral Indonesia. Adaromineral.id
Adaro Minerals Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih 2022 untuk Belanja Modal dan Dana Cadangan

Adaro Minerals tidak membagikan dividen pada RUPST 2023. Laba bersih tahun buku 2022 digunakan sebagai dana cadangan wajib dan laba ditahan.


Adaro Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate dan Profesional, Simak Persyaratannya

9 Januari 2023

Logo PT Adaro Indonesia
Adaro Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate dan Profesional, Simak Persyaratannya

Perusahaan tambang terkemuka PT Adaro Energy membuka lowongan kerja untuk para fresh graduate mapun profesional. Apa saja posisi yang tersedia?


Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

26 November 2022

Logo PT Adaro Indonesia
Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

PT Adaro Energy Tbk sedang membuka banyak lowongan kerja.


Yakin Produksi Batu Bara Naik 14 Persen, Adaro: Saat Ini Kami On The Right Track Target Full Year

12 September 2022

Logo PT Adaro Indonesia
Yakin Produksi Batu Bara Naik 14 Persen, Adaro: Saat Ini Kami On The Right Track Target Full Year

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) optimistis dapat mencapai target produksi batu bara sepanjang 2022 sebanyak 58 juta ton hingga 60 juta ton.


Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara, Begini Sikap Adaro dan Anak Usahanya

4 Januari 2022

Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara, Begini Sikap Adaro dan Anak Usahanya

PT Adaro Energy Tbk menanggapi adanya larangan ekspor batu bara ke luar negeri pada periode 1-31 Januari 2022.


Strategi Ekspor Batu Bara Bumi Resources dan Adaro Energy

8 Mei 2020

Pengunjung tengah memperhatikan pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Desember 2014. Berdasarkan data RTI pukul 10.16 WIB, saham PT Bumi Resources Tbk turun 4,94 persen menjadi Rp 77 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 1.614 kali dengan volume perdagangan saham 1.190.528. Nilai transaksi harian sahamnya mencapai Rp 9,3 miliar. Harga saham BUMI sempat berada di level tertinggi Rp 82 dan terendah Rp 75 per saham. Tempo/Tony Hartawan
Strategi Ekspor Batu Bara Bumi Resources dan Adaro Energy

Dua emiten batu bara, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) masih fokus pada negara tujuan eksisting.


Terpidana Kasus Suap SKK Migas Rudi Rubiandini Bebas Hari Ini

16 Februari 2020

Terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kegiatan di SKK Migas, Rudi Rubiandini meninggalkan ruang sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (29/4). Majelis Hakim menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dengan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Terpidana Kasus Suap SKK Migas Rudi Rubiandini Bebas Hari Ini

Majelis Hakim menilai Rudi Rubiandini secara sah dan meyakinkan menerima uang suap SKK Migas, gratifikasi, dan melakukan pencucian uang.