2 Remaja Ganggu Pengamanan Kunjungan SBY ke Kelud

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan menaiki kereta untuk mengunjungi korban erupsi Gunung Kelud. Instagram.com/Anyyudhoyono

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan menaiki kereta untuk mengunjungi korban erupsi Gunung Kelud. Instagram.com/Anyyudhoyono

    TEMPO.CO, Madiun - Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur menangkap dua remaja yang menerobos barikade pengamanan petugas di halaman Stasiun Madiun, Ahad petang, 16 Februari 2014.

    Aksi nekat mereka di areal steril itu berlangsung beberapa menit sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan yang menggunakan Kereta Api Luar Biasa dari Stasiun Gambir, Jakarta tiba di stasiun setempat. (baca: Kunjungi Korban Kelud, Ini Kereta Ani Yudhoyono)

    Data dari kepolisian menyebutkan dua remaja itu adalah Pondra Setiawan, 18 tahun, warga Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dan NR, 17 tahun warga Desa/Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Keduanya nekat menerobos barikade pengamanan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AE 6860 FR berkecepatan tinggi.

    Melihat aksi kedua remaja tersebut, sejumlah petugas keamanan dari kepolisian, TNI dan Kepolisian Khusus Kereta Api (Polsuska) melakukan pengejaran. Sepeda motor yang melaju dari arah barat ke timur berhasil dihentikan di dekat pintu keluar stasiun. Pondra dan NR berhasil ditangkap kemudian dimasukkan ke salah satu ruangan di stasiun selama beberapa menit. "Seorang di antara mereka habis minum minuman keras. Mulutnya berbau miras," kata salah seorang anggota polisi berpakaian preman.

    Setelah SBY dan rombongan meninggalkan Stasiun Madiun untuk menuju ke Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi, Magetan, kedua remaja itu digelandang ke markas polres yang berjarak sekitar 200 meter dari stasiun. "Kami masih melakukan pemeriksaan kepada keduanya," kata seorang petugas penyidik Reskrim Kepolisian Resor Madiun Kota.

    NOFIKA DIAN NUGROHO

    Berita lain:
    Ustad Hariri Nyaris Lempar Mikrofon ke Bos Entis
    Relawan Kelud Terobos Zona Terlarang untuk Berfoto 
    Kerukunan Beragama Indonesia Dipamerkan di Eropa
    Gunung Anak Krakatau dalam Status Waspada
    Abu Kelud, MUI Diminta Serukan Warga Salat Istisqa  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.