Gempa Kebumen 2 Kali Dirasakan Warga Kediri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Kediri - Warga Kota Kediri dikejutkan guncangan gempa bumi yang terjadi dua kali. Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginformasikan pusat gempa terjadi di 48 kilometer barat daya Kebumen, Jawa Tengah.

    Guncangan pertama terjadi di Kediri sekitar pukul 12.12 WIB. Selang beberapa detik berikutnya, gempa kedua terjadi dengan kekuatan sama. Sejumlah warga mengaku merasakan gempa tersebut tak lebih dari 15 detik. "Saya merasakan limbung saat di depan meja komputer," kata Danang Sumirat, seorang pekerja swasta di Kediri, Sabtu, 25 Januari 2014.

    Danang kaget dengan gempa tersebut meski dirinya tak sampai ke luar ruangan. Demikian pula dengan rekan sekantornya yang hanya saling tatap dan berteriak gempa. Situasi tersebut kembali normal ketika gempa tersebut berhenti dan hanya berlangsung beberapa detik.

    Petugas PVMBG yang berjaga di pos pemantauan Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, menginformasikan gempa terjadi di 48 kilometer barat daya Kebumen, Jawa Tengah. Informasi yang dia terima menyebutkan gempa yang terjadi ini berkekuatan 6,5 SR. "Saya barusan dapat kabar dari pusat," kata Khoirul, Kepala Pos Pemantauan Gunung Kelud, saat dihubungi Tempo. (Baca: Gempa 6,5 SR Berpusat dari Barat Kebumen)

    Menurut Khoirul, gempa tersebut sama sekali tak terkait dengan aktivitas Gunung Kelud. Meski berstatus gunung aktif, hingga kini gempa Kebumen tersebut tak memicu reaksi sama sekali terhadap aktivitas vulkanik Gunung Kelud. "Kelud masih aman," katanya.

    HARI TRI WASONO

    Berita lain:
    Mahfud Md. Mengakui Bertemu Atut
    Coba Rute Baru, Bus Jokowi 'Nyasar' ke Rumah Makan 
    Ruhut: Foto Editan Sinabung Bikinan Orang Kotor 
    Angel Lelga Pasrah Foto Syurnya Beredar 
    Ambles, Jalan Tol Cipularang Ditutup  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.