Kriminolog: Vonis MA untuk Dokter Ayu Sudah Tepat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter mengangkat tangannya saat melakukan aksi solidaritas untuk Dr Ayu dan kawan-kawan di Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat (27/11). Dr. Ayu bersama dua dokter lainnya dituntut telah melakukan malapraktek terhadap seorang pasien di tahun 2010. TEMPO/Prima Mulia

    Seorang dokter mengangkat tangannya saat melakukan aksi solidaritas untuk Dr Ayu dan kawan-kawan di Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat (27/11). Dr. Ayu bersama dua dokter lainnya dituntut telah melakukan malapraktek terhadap seorang pasien di tahun 2010. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kriminolog Universitas Indonesia, Hamidah Abdurrahman, menilai vonis bersalah yang dijatuhkan Mahkamah Agung terhadap dokter Dewa Ayu Sasiary, Hendy Siagian, dan Hendry Simanjuntak, sudah tepat. Menurut dia, MA memang menemukan fakta bahwa dokter Ayu terbukti melakukan kelalaian terhadap Julia Fransiska Maketey yang meninggal dunia saat melahirkan.

    "Kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal bisa dipidanakan. Ini tidak bisa dilihat dari satu sisi kepentingan dokter saja. Harus dilihat lebih luas, social welfare," kata Hamidah ketika dihubungi, Rabu, 27 November 2013. Ia mengatakan, pihak hakim melihat permasalahan ini dari sisi aturan hukumnya. Sedangkan Majelis Kode Etik Kedokteran melihatnya dari prosedur.

    Dalam keputusan kasasi MA, kata Hamidah, hakim menemukan Ayu tidak melakukan pemeriksaan awal, di mana korban menderita sakit jantung. "Ayu juga tidak meminta perizinan keluarga, ini satu yang paling salah," ujar dia. Dengan demikian, menurut Hamidah, kelalaiannya ini harus dilihat dari sisi hukum pidana, bukan berdasarkan kode etik.

    Ihwal putusan pengadilan negeri bebas murni untuk dokter Ayu, Hamidah menganggap putusan tersebut bisa saja keliru. "Nah, ini kewajiban MA membetulkan keputusan hukum," ujar dia.

    Mengenai hukuman kasasi ketiga dokter yang dipenjara 10 bulan, Hamidah menilai berat-ringannya relatif. Sebab, jika dilihat dari sisi kemanfaatan, dokter tidak bisa buka praktek selama periode tersebut. Namun, dari sisi korban, tidak akan pernah terima karena sudah menyebabkan kematian.

    Sebelumnya, dokter Dewa Ayu Sasiary dan dua rekannya divonis bersalah oleh Mahkamah Agung dengan tuduhan melakukan malpraktek terhadap Julia Fransiska Maketey, yang meninggal dunia saat melahirkan. Ayu langsung ditangkap di Balikpapan, sementara dua koleganya sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Hari ini, banyak dokter melakukan mogok kerja

    LINDA TRIANITA

    Berita Terpopuler Lainnya
    Malpraktek atau Tidak dr Ayu? Lihat Empat Poin Ini
    ICW: Selidiki Aktivitas Istri Anas di Luar Negeri  
    SBY Marah ke Australia, Bukan Malu  
    ICW Ingatkan KPK Soal Uang Athiyyah Rp 1 Miliar
    Juru Bicara Presiden: Surat Abbott Sesuai Harapan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.