Uang Rp 2,7 Miliar Bukti Suap Baru Akil Mochtar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menjawab pertanyaan sejumlah wartawan usai menjalani pemeriksaan narkoba oleh BNN di Gedung KPK, Jakarta, (06/10). TEMPO/Dasril Roszandi

    Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menjawab pertanyaan sejumlah wartawan usai menjalani pemeriksaan narkoba oleh BNN di Gedung KPK, Jakarta, (06/10). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Johan Budi, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, mengatakan penemuan uang Rp 2,7 miliar di rumah Akil Mochtar pada 3 Oktober 2013 lalu merupakan bukti suap baru yang diterima Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif itu. Johan mengatakan, pada penggeledahan awal Oktober lalu KPK menyita Rp 2,7 miliar dan juga sejumlah mobil yang berada di rumah pribadinya di Jalan Pancoran Indah, Jakarta.

    "Iya, Rp 2,7 miliar itu kan diduga. Nanti dibuktikan di pengadilan," ujar Johan Budi di gedung KPK, Selasa, 22 Oktober 2013. Johan mengaku belum memiliki informasi siapa pemberi suap tersebut. "Saya tidak tahu. Ini sedang didalami," ujar Johan.

    Ia mengatakan suap ini berkaitan dengan kewenangan Akil Mochtar sebagai hakim konstitusi. Johan juga mengatakan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang untuk Akil Mochtar juga sedang didalami oleh KPK. "Kemungkinan itu terbuka," ujar dia.

    Akil Mochtar ditangkap KPK pada 2 Oktober lalu lantaran menerima duit Rp 1 miliar dari Tubagus Chaeri Wardana dan Susi Tur Andayani terkait sengketa pilkada di Lebak, Banten, yang beperkara di Mahkamah Konstitusi. Ia juga diduga menerima Sin$ 284.050 dan US$ 22 ribu dari politikus Golkar Chairun Nisa terkait sengketa pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

    MAYA NAWANGWULAN

    Topik Terhangat
    Gatot Tersangka |Suap Akil Mochtar |Foto Bunda Putri |Dinasti Banten| Sultan Mantu


    Berita Terpopuler

    SMS Pembunuh Holly: Gagal, Gatot: Kabur!
    Gatot Kenal Holly di Tempat Hiburan Malam
    Di Australia, Gatot Sering Termenung
    Erick Thohir Beli Inter Milan, Rothschild Berang
    Motif Gatot Diduga Terkait Pemilihan Pimpinan BPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.