Ijazah Anak Ditebus, Sugiyanto Batal Jual Ginjal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sugiyanto (kiri) bersama anaknya Sarameilanda Ayu (19) melakukan aksi di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/6). Mereka ingin menjual ginjal karena harus menebus dua Ijazah SMP dan SMA  sebesar 17 juta rupiah di Ponpes AL-Ashriyyah Nurul Iman di Bogor. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sugiyanto (kiri) bersama anaknya Sarameilanda Ayu (19) melakukan aksi di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/6). Mereka ingin menjual ginjal karena harus menebus dua Ijazah SMP dan SMA sebesar 17 juta rupiah di Ponpes AL-Ashriyyah Nurul Iman di Bogor. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan Mohammad Nuh bertemu dengan Sugiyanto, seorang bapak yang nekat akan menjual ginjalnya untuk menebus ijazah anaknya, Ayu. Nuh mengaku sudah memberikan solusi terkait masalah Sugiyanto.

    "Urusan ijazah, Kementerian akan ambil alih," kata Nuh di ruangannya Jumat 28 Juni 2013. Nuh menjanjikan Syaramelanda Ayu, anak Sugiyanto akan mendapatkan ijazahnya sekaligus mendapatkan beasiswa Bidik Misi dari Kemendikbud.

    Dalam kesempatan yang sama, Sugiyanto menyatakan rasa terimakasihnya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menjanjikan untuk membantunya. "Terimakasih Pak Menteri mau mengupayakan ijazah anak kami," kata dia.

    Sebelumnya, Sugiyanto dikabarkan akan menjual ginjalnya untuk menebus ijazah SMP dan SMA milik putrinya Ayu. Pihak sekolah Ayu meminta uang tebusan sebesar Rp 17 juta untuk ijazah tersebut. Sedangkan Sugiyanto yang termasuk keluarga miskin tidak memiliki biaya untuk menebusnya. Sugiyanto sempat menawarkan ginjalnya di Bundaran HI Jakarta.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Terhangat:
    Ribut Kabut Asap|
    PKS Didepak?| Persija vs Persib| Penyaluran BLSM| Eksekutor Cebongan

    Baca Juga:
    SBY dan Ronaldo Saling Follow di Twitter

    Heboh Bayi Berkepala Dua di Majenang, Cilacap
    Ilmuwan Temukan Tiga Planet Layak Huni
    Implan Payudara Wanita Pecah Saat Bermain iPhone


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.