Ganjar Targetkan APBD Jateng Naik 100 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganjar Pranowo mengaku tak mengerti kenapa rambutnya bisa memutih dengan rata. Beberapa kolega menyindirnya karena kebanyakan memikirkan negara. Ketika putranya, Alam, masih kecil, ia bertugas mencabuti uban Ganjar. Kini yang dicabut justru rambut hitamnya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ganjar Pranowo mengaku tak mengerti kenapa rambutnya bisa memutih dengan rata. Beberapa kolega menyindirnya karena kebanyakan memikirkan negara. Ketika putranya, Alam, masih kecil, ia bertugas mencabuti uban Ganjar. Kini yang dicabut justru rambut hitamnya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo, sudah menyiapkan agenda untuk menjalankan kepemimpinannya. Salah satunya, politisi dari PDI Perjuangan ini berencana mendongkrak anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Jawa Tengah yang kini sekitar Rp 12 triliun naik 100 persen.

    "Saya pikir APBD Jateng bisa ditingkatkan jadi dua kali lipat dari sekarang, bisa mencapai Rp 24 triliun," kata dia kepada Tempo, Rabu pekan lalu.

    Menurut Ganjar, hal tersebut bukanlah mustahil. Sebab, Jawa Tengah kaya akan sumber dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya. Ia pun menyebut sejumlah perusahaan ngetop yang juga berkontribusi besar bagi perekonomian nasional. "Anda mau apa di sini? Migas ada Cepu, batik ada Pekalongan, jamu ada Air Mancur dan Sido Muncul," ujarnya bersemangat.

    Sayangnya, kata dia, sumber potensial tersebut belum dikelola secara maksimal. Karena itu, Ganjar menegaskan akan melakukan pengelolaan anggaran dengan jelas untuk menggenjot pendapatan daerah. Ia tak ingin ada "kebocoran" anggaran alias korupsi.

    "Saya berencana membuat nota kesepahaman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pembuatan APBD," ujarnya.

    Selain soal ekonomi, Ganjar juga berniat melakukan perubahan terhadap kinerja pegawai negeri di Jawa Tengah alias "bersih-bersih". "Jangan lagi ada PNS bisa punya Land Cruiser. Saya saja yang dua periode menjadi anggota Dewan tidak mampu membeli," kata Ganjar yang dilantik sebagai gubernur Jateng pada 23 Agustus nanti.

    MUNAWWAROH | HERU TRIYONO

    Topik terhangat:

    Rusuh KJRI Jeddah | Koalisi dan PKS | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:

    Edisi Khusus HUT Jakarta
    Dosen UI Pengkritik Korupsi Jadi Tersangka 

    Aktris Ully Artha Meninggal Dunia 

    Alasan Jakarta Semakin Macet



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.