Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mahasiswa Pantau Pemilu di 8 Provinsi

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mahasiswa yang tergabung dalam Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I) bersama dengan BEM se-Indonesia melakukan pemantauan pemilihan presiden putaran kedua di 8 provinsi. Provinsi yang dipantau berada di Jawa, Sumatera Selatan dan Lampung. “Pemantauan ini difokuskan untuk pelaporan pada publik oleh mahasiswa,” ujar Wagiman, juru bicara P3I saat mengadakan Apel Siaga Mahasiswa Pantau Pemilu di kampus UI, Jl. Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (19/9) siang. Menurut Wagiman, jumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dipantau 213 panitia dengan suara sekitar dua puluh juta atau sekitar 13% dari total suara yang ikut pemilu. Laporan di setiap PPK dilakukan setiap hari pukul 18.00 WIB melalui e-mail atau SMS oleh masing-masing kordinator daerah. Yang dipantau meliputi suara Mega-Hasyim, SBY-Kalla, abstain (tidak sah), kertas suara sisa dan total surat suara.Pemantauan dilakukan pada hari pelaksanaan pilres ditambah dua hari sesudahnya. Tim pemantau ini juga diminta untuk melaporkan kenetralan birokrasi dari pemerintah. Keterlibatan pemerintah dan aparat keamanan sekecil apapun harus dilaporkan. Termasuk juga perhitungan total suara dan tempat penyimpanan kotak suara. Sedangkan pengaduan masyarakat di PPK, PPS atau TPS harus dicatat dan dilaporkan secara berkala.Menurut Wagiman pemantauan ini baru pertama kali dilakukan karena sebelumnya P3I memfokuskan diri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sedangkan dana untuk kegaitan ini tidak diperoleh dari tim sukses calon presiden manapun karena ada donatur tetap yang menyumbang untuk kegiatan ini. (Maria Ulfah)
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Rektor Unud Ditahan, BEM Ungkap Pernah Sampaikan Hal Ini ke Kemendikbud

13 Oktober 2023

Rektor Universitas Udayana Bali I Nyoman Gde Antara (kanan) berjalan meninggalkan ruangan usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dengan tersangka tiga orang stafnya di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Bali, Senin, 13 Maret 2023. Kejati Bali menetapkan I Nyoman Gde Antara sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana sumbangan pengembangan institusi (SPI) mahasiswa baru Seleksi Jalur Mandiri Universitas Udayana tahun 2018-2022 dengan kerugian negara sebesar Rp105,39 miliar dan Rp3,94 miliar. ANTARA/Fikri Yusuf
Rektor Unud Ditahan, BEM Ungkap Pernah Sampaikan Hal Ini ke Kemendikbud

BEM Unud menyatakan sangat malu atas kasus korupsi yang diduga dilakukan oleh rektornya.


Mahasiswi UMY Bunuh Diri Akibat Depresi, BEM UMY Soroti Hal Ini

3 Oktober 2023

Ilustrasi pencegahan atau stop bunuh diri. Shutterstock
Mahasiswi UMY Bunuh Diri Akibat Depresi, BEM UMY Soroti Hal Ini

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM KM UMY) menyoroti tewasnya mahasiswi SM, 18, yang diduga bunuh diri di asrama putri UMY Bantul pada Senin pagi 2 Oktober 2023.


OJK Telisik Kasus Pinjol di UIN Surakarta, Begini Pengakuan Dewan Eksekutif Mahasiswa

13 Agustus 2023

Mahasiswa UNI Raden Mas Said Surakarta menggelar demonstrasi di depan Gedung Rektorat pada Jumat, 11 Agustus 2023. Mereka memprotes pembekuan Dewan Eksekutif Mahasiswa sebagai buntut dari masalah pendaftaran mahasiswa baru di aplikasi pinjaman online. TEMPO/SEPTIA RYANTHIE
OJK Telisik Kasus Pinjol di UIN Surakarta, Begini Pengakuan Dewan Eksekutif Mahasiswa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendalami kasus permintaan registrasi pinjaman online dalam kegiatan Festival Budaya UIN Raden Mas Said Surakarta.


BEM Unpas Bandung Temukan Peredaran Obat Keras Tramadol di Warung Sekitar Kampus

3 Agustus 2023

Obat keras hasil temuan BEM Unpas dari belasan warung di Bandung. (Dok.BEM Unpas)
BEM Unpas Bandung Temukan Peredaran Obat Keras Tramadol di Warung Sekitar Kampus

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasundan atau BEM Unpas Bandung menemukan peredaran obat keras seperti Tramadol Hydrochloride (HCl)


BEM KM IPB Pecat Anggotanya yang Mendukung LGBTQIA+

17 Juli 2022

Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB).
BEM KM IPB Pecat Anggotanya yang Mendukung LGBTQIA+

Salah satu pengurus BEM KM IPB dipecat karena dinilai mendukung Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Queer, Intersex, Asexual (LGBTQIA+)


Kapolri dan Mahasiswa Kolaborasi Laksanakan Bakti Sosial

25 April 2022

Kapolri dan Mahasiswa Kolaborasi Laksanakan Bakti Sosial

Kolaborasi telah dilakukan sejak pandemi. Mahasiswa diminta gelorakan protokol kesehatan untuk para pemudik.


Demo 21 April 2022, Ini 7 Tuntutan Mahasiswa ke Jokowi

21 April 2022

Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar unjuk rasa di Patung Kuda, Monas, Jakarta, Minggu, 10 April 2022. Para peserta aksi dari AMI menyuarakan penolakannya soal wacana masa jabatan Jokowi 3 periode. TEMPO/Hamdan Ismail
Demo 21 April 2022, Ini 7 Tuntutan Mahasiswa ke Jokowi

Mahasiswa membawa 7 tuntutan kepada Presiden Jokowi dalam demonstrasi hari ii di istana Merdeka.


Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

27 Desember 2021

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar
Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

Dalam survei tersebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hanya dipilih 0,1 persen responden.


DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

22 Desember 2021

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa
DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

Komisi II DPR meminta KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengantisipasi kesulitan pemilih menggunakan hak pilih, lantaran diprediksi akan banyak surat suara.


Kritikan BEM UI Kepada Jokowi dan Kilas Balik Badan Eksekutif Mahasiswa

29 Juni 2021

Anggota BEM Universitas Indonesia (UI) menunjukkan berbagai poster saat menggelar aksi protes di depan gedung Rektorat UI, Depok, Jawa Barat, Senin, 8 Juli 2019. Berbagai kebijakan yang diprotes antara lain, kenaikan BOP (Biaya Operasional Pendidikan) Non-Reguler dan semester pendek, penertiban hewan, perubahan peraturan pelayanan kesehatan di Klinik Satelit Makara UI, hingga kebijakan secure parking yang dinilai masih prematur. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kritikan BEM UI Kepada Jokowi dan Kilas Balik Badan Eksekutif Mahasiswa

Meme Presiden Jokowi yang diunggah oleh akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI mengemuka.