Minggu, 15 September 2019

Hanura: KPI Tebang Pilih Kasus RCTI dan Indovision

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuddy Chrisnandi. dok.TEMPO/Panca Syurkani

    Yuddy Chrisnandi. dok.TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO , Jakarta:Partai Hati Nurani Rakyat menganggap panggilan RCTI dan Indovision oleh Komisi Penyiaran Indonesia pada Selasa 7 Mei 2013 terkesan tebang pilih. Pemanggilan tersebut terkait pengaduan masyarakat tentang beredarnya rekaman dugaan percakapan yang membahas rapat Partai Hanura.

    “Kenapa stasiun televisi lain seolah dibiarkan? kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat Yuddy Chrisnandi saat dihubungi Tempo, Kamis, 9 Mei 2013.

    Beredarnya rekaman tersebut, kata Yuddy, harus dicermati oleh masyarakat karena ia yakin rapat tersebut bukan diadakan oleh kader maupun politikus partai. Ia menengarai justru dilakukan oleh pihak yang sengaja membuat rapat seolah-olah berasal dari Hanura. “Bisa jadi itu ulah oknum untuk mengebiri Hanura,” ujar bekas Politikus Partai Golkar ini.

    Komisi Penyiaran Indonesia diminta melacak asal rekaman tersebut dan orang yang mengunggahnya pertama kali. “KPI cari dong, teknologi kan sudah canggih,” kata Yuddy.

    Yuddy mengakui bergabungnya Hary Tanoesoedibjo sejak Februari lalu sebagai berkah bagi Hanura. Peran MNC Group memberitakan kegiatan-kegiatan partai dianggap sebagai hal yang disyukuri. MNC Group yang dimaksud Yuddy adalah kelompok usaha milik Hary Tanoesoedibjo yang membawahi RCTI dan Indovision.

    Namun Yuddy menjelaskan tidak ada kebijakan dan perjanjian hitam di atas putih di antara partai dan MNC Group. “Deal seperti itu biasa. Itu sudah merupakan komitmen Pak Hary untuk membesarkan partai,” tutur Yuddy.

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:
    E-KTP | Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah | Perbudakan Buruh

    POLITIK Terhangat
    Penjinak Bom Pindai Rumah di Kiaracondong

    10 Pelat Nomor Palsu di Rumah Kawanan Abu Roban

    Inilah Kronologi Penyergapan Teroris di Batang




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.