Umat Muslim di Manado Amankan Prosesi Paskah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc

    sxc

    TEMPO.CO,  Manado - Umat muslim di Sulawesi Utara patut dijadikan contoh. Dibuktikan dengan terlibat langsung menjaga proses paskah pada Kamis, 28 Maret 2013. Seperti terlihat di Kota Bitung ketika remaja masjid dan Badan Takmirul Masjid Wangurer ikut menjaga pawai obor Napak Tilas Jalan Salib Jemaat Gereja Kalvari Wangurer.

    Semenjak persiapan pawai obor sekitar pukul 19.30 WITA, para jemaah masjid berpakaian putih lengkap dengan peci haji sudah berjaga-jaga di sekitaran kawasan  tersebut.

    "Ini bukti kerukunan umat beragama di Bitung dan Sulawesi Utara. Ini sudah jadi tradisi ketika umat Nasrani ada hajatan kita yang jaga. Begitu juga sebaliknya," kata Alamsyah, salah satu jemaah masjid kepada TEMPO, Kamis 28 Maret 2013.

    Sementara, di sepanjang jalan dalam pawai obor napak tilas tersebut, anak-anak  bernyanyi lagi Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai yang menjadi lagu perdamaian di Sulawesi Utara.

    Sekadar diinformasikan, kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara sendiri sudah mendapatkan pengakuan dunia. Bahkan pada bulan April mendatang, di Kota Manado, Sulawesi Utara akan dilaksanakan dialog pemuka agama antara Indonesia dan Jerman.

    ISA ANSHAR JUSUF

    Berita Lain:
    Pesawat Siluman AS Mengudara, Korut Siapkan Rudal 
    KLB, Rachlan Khawatir Partai Dermokrat Tetap Karam
    Tahanan Blok A Lapas Cebongan Tertekan
    Kasus Lapas Cebongan, Polda Perlu Gaet Agen Asing?
    Sulitnya Memburu Kepala Pengamanan Lapas Cebongan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.