Rombongan Kapolda Papua Ditembaki di Prime  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka (OPM) Devisi II Makodam Pemkab IV Paniai. TEMPO/Jerry Omona

    Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka (OPM) Devisi II Makodam Pemkab IV Paniai. TEMPO/Jerry Omona

    TEMPO.CO, Jayapura - Rombongan Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Tito Carnavian dan Asintel Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Napoleon, ternyata ditembaki kelompok bersenjata dalam perjalanan dari Distrik Pirime menuju Tiom, ibu kota Kabupaten Lany Jaya Papua. Kejadian yang berlangsung Rabu pukul 28 November 2012 sekitar pukul 18 WIT ini membuat rombongan membela diri. Aksi baku tembak tak terelakkan.

    "Rombongan bukan dihadang, tapi ditembaki saat balik dari Prime," kata juru bicara Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi I Gede Sumerta Jaya, Kamis, 29 November 2012.

    Menurut Gede Sumerta, rombongan itu sebelumnya meninjau lokasi penyerangan Kantor Polsek Pirime yang menewaskan tiga anggota polisi, di Distrik Pirime, Selasa, 27 November 2012. Usai inspeksi, Kapolda Tito dan rombongan akan beranjak ke Tiom. Beriringan dengan kendaraan roda empat, mobil rombongan diserang sekelompok orang, tepatnya di Kampung Indawa, antara Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya dan Distrik Makki, Kabupaten Jayawijaya. Serangan ini dilakukan dari arah gunung. (Rombongan Kapolda Papua Dihadang Kelompok Bersenjata)

    Diserang, pengawal Kapolda dan Asintel Kodam, melawan balik. Kontak senjata ini berlangsung sekitar satu jam. Tapi, mereka berhasil dipukul mundur dan mereka kembali masuk ke dalam hutan. Konvoi Kapolda Papua melanjutkan perjalanan dan berhasil mencapai Tiom.

    Sebelumnya pada Selasa, 27 November 2012, Kapolsek Pirime, Kabupaten Lany Jaya, Papua, AKP Rolfi Takubesi, dan dua anggotanya, Brigadir Jefri Rumkorem dan Brigadir Daniel Makuker, ditembak dan dibakar oleh sekitar 50 orang tak dikenal di Polsek Pirime, Kabupaten Lany Jaya, Papua. Baku tembak pada pagi buta itu menewaskan tiga anggota polisi dan dua penyerang. Penyerang membawa kabur tiga pucuk senjata organik milik Polsek Pirime, yakni jenis revolver, AR1, dan F5 Sabhara. (Polsek di Papua Diserang, 3 Polisi Tewas )

    Sehari sebelumnya juga terjadi penembakan di Unurumguay, Kabupaten Jayapura, Papua terhadap anggota Polsek Unurumguay bernama Brigadir Polisi Gotlif, Senin, 26 November 2012. Korban selamat dengan luka tembak di kaki.

    CUNDING LEVI

    Berita terkait
    Rombongan Kapolda Papua Dihadang Kelompok Bersenjata
    3 Polisi yang Tewas di Papua Naik Pangkat
    Polisi Tewas Ditembak Saat Menaikkan Merah Putih
    Polsek di Papua Diserang, 3 Polisi Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.