Dubes Arab: Urusan Haji, Indonesia Rival Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Mubarak saat berkunjung ke Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, (29/5). Kunjungan Dubes Arab Saudi itu untuk menjalin hubungan serta ingin mengetahui sejauh mana Pondok Pesantren yang ada di Indonesia. ANTARA/Syaiful Arif

    Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Mubarak saat berkunjung ke Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, (29/5). Kunjungan Dubes Arab Saudi itu untuk menjalin hubungan serta ingin mengetahui sejauh mana Pondok Pesantren yang ada di Indonesia. ANTARA/Syaiful Arif

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustofa Ibrahim Al Mubarak menilai pelaksanaan haji yang diurus oleh pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Agama sudah cukup bagus.

    "Indonesia bagus, Malaysia juga. Indonesia bisa berkompetisi dengan Malaysia soal ini," kata dia saat bertandang ke kantor Tempo, Rabu 14 November 2012.

    Menurut Mustafa, pemerintah Indonesia mengurus dan mengkoordinir jemaah haji dengan baik. Sehingga tak ada masalah yang berarti antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi soal pengiriman jemaah haji yang mencapai ratusan ribu orang setiap tahunnya.

    Dibandingkan dengan negara-negara di Afrika, "Jemaah hajinya sangat tidak teratur," kata dia. Namun ia sempat menyebut jika negara tetangga, Malaysia, pelaksanaan urusan hajinya lebih baik lagi. Sayang ia tak merinci lebih jauh dan hanya mengingatkan. "Sama-sama bagus, makanya kalian bisa berkompetisi dengan Malaysia," ujarnya.

    Tahun ini, pemerintah Indonesia mengirim 211 ribu jemaah haji terdiri dari 194 ribu jamaah ONH, dan sisanya ONH Plus.

    MUNAWWAROH

    Berita Lainnya:
    Oktav Tumbel Luncurkan Album ''Christmas Moment''  
    Setelah BP Migas, BPH Migas Juga Terancam Bubar  
    Bos CIA Natal di Rumah Pengungkap Skandal Seks  
    Soal Grasi Ola, Kalla: Ya, Namanya juga Presiden  
    Tiga Alasan Deddy Mizwar Mau Jadi Cawagub  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.