Jenazah Korban Sukhoi Siap Diterbangkan ke Halim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puing-puing pesawat Sukhoi Rusia tersebar di lereng Gunung Salak, Bogor, 11 Mei 2012. REUTERS/Stringer.

    Puing-puing pesawat Sukhoi Rusia tersebar di lereng Gunung Salak, Bogor, 11 Mei 2012. REUTERS/Stringer.

    TEMPO.CO, Jakarta - Setidaknya 12 jenazah korban sudah ditemukan di lokasi kecelakaan Sukhoi Superjet 100 di kawasan Gunung Salak. Jenazah itu, menurut Sunaryo, konsultan bisnis PT Trimarga Rekatama yang jadi perwakilan Sukhoi di Indonesia, siap dibawa ke Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

    "Jenazah yang sudah ditemukan tim Basarnas sudah siap untuk diangkut ke Lanud Halim Perdana Kusuma," ujar Sunaryo di Lanud Halim, Jumat, 11 Mei 2012.

    Kedua belas jenazah itu, menurut Sunaryo, diterbangkan ke Halim dengan helikopter. Setidaknya sejumlah helikopter sudah bersiap di lokasi kejadian. Meskipun begitu, ia tak bisa memastikan kapan jenazah akan tiba di Halim Perdanakusuma. Namun, ia mengatakan bahwa ia berharap jenazah bisa tiba secepatnya.

    "Begitu jenazah tiba di Halim, akan kami serahkan kepada pihak Polri untuk selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi," ujar Sunaryo menjelaskan lebih lanjut

    Sunaryo menambahkan bahwa keesokan hari, keluarga bisa mengecek ke RS Kramat Jati untuk mengetahui hasil identifikasi. Dan, jika pihak keluarga menginginkan, PT Trimarga akan membantu pihak keluarga untuk mengantarkan jenazah yang telah teridentifikasi ke rumah masing masing.

    Sejauh ini, di lokasi tabrakan, sudah ditemukan 12 jenazah. Kedua belas jenazah belum teridentifikasi dan masih dalam proses evakuasi.

    ISTMAN MP

    Berita terkait
    Keluarga Korban Sukhoi Histeris Nonton Evakuasi
    Kasus Sukhoi, Alat Standar Pilot Cegah Bahaya
    Tim SAR Temukan 12 Jenazah Korban Sukhoi
    Kecelakaan Sukhoi Guncang Penerbangan Rusia
    Sukhoi Beri Rp 460 Juta per Orang
    Lokasi Bangkai Sukhoi Beda dengan Titik Koordinat 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.