Anas: Demokrat Berharap Setgab Masih Solid  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) bersama Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro, saat memberikan keterangan kepada wartawan, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis malam (29/3). TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) bersama Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro, saat memberikan keterangan kepada wartawan, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis malam (29/3). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berharap partai politik peserta koalisi penyokong pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tetap solid. Koalisi dalam sekretariat gabungan partai itu, tetap mendukung kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM.

    "Kami berharap seluruh anggota setgab bisa berjalan seiring, bisa solid, kompak, layaknya sebuah koalisi yang kompak, komitmen, yang disepakati sejak 2009" kata Anas Urbaningrum dalam keterangan persnya di Gedung DPR, Jakarta Kamis 29 Maret 2012. " Koalisi ini tak hanya untuk kepentingan politik tapi diikat dengan cita-cita luhur, untuk memperjuangkan kebijakan yang menyelamatkan bangsa,"

    Menurut Anas, partainya memahami langkah yang diambil pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. "Jika harga BBM disesuaikan, kami tegaskan agar golongan rakyat miskin, semi miskin, kurang mampu, betul-betul dibantu karena tugas pemerintah melindungi masyarakatnya," kata Anas.

    Pada kesempatan itu, Anas juga mengumumkan keputusannya untuk mengambil alih tugas  Ketua Fraksi PD di DPR dari Mohammad Jafar Hafsyah. (baca:Anas - Ibas Copot Djafar di Fraksi Demokrat)

    Keputusan menganti Djafar, berkaitan dengan pernyataan Djafar kalau ketua Umum Golkar mengusulkan kenaikan harga bahan bakar minyak dengan angka Rp 2000. " Itu tidak benar sama sekali. Dan Ketua Fraksi Demorkat juga sudah menyatakan bahwa tidak benar sama sekali," kata Anas.

    Menurut Anas penyataan Jafar Hafsah tersebut membuat dinamika politik menjadi berubah. "Pernyataan itu yang menyebabkan dinamika politik dan terjadi kesalahpahaman. Saya dan Sekjen PD menyatakan menyatakan, pernyataan itu tidak seperti itu dan tidak dimaksudkan untuk mengganggu dinamika yang ada," kata Anas.

    ANGGA SUKMA WIJAYA

    Berita terkait
    Anas - Ibas Copot Djafar di Fraksi Demokrat
    Soal BBM, Golkar Ikut 'Galau' Bareng PKS 
    Presiden SBY Instruksikan Jaga Keamanan
    4 Poin Sikap Golkar Tolak Kenaikan BBM
    PDI Perjuangan Bantah Tarik-Ulur BBM
    Ical: BBM Tak Perlu Naik Tahun Ini Tapi..
    PKS Bimbang Posisi Koalisi
    PKS Pilih Tunggu Dikeluarkan dari Koalisi
    Dahlan: BBM Tak Naik Jika Obama-Ahmadinejad Cipika-cipiki
    PKS Surati Presiden Tolak Kenaikan Harga BBM 
    Golkar dan PKS Membangkang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara