TNI Kirim Satu Batalion Tentara ke Atambua

Reporter

Editor

Senin, 10 November 2003 14:46 WIB


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pangdam VII Wirabuana, Mayjen A. Yahya, melepas satu batalion pasukan Kodam VII Wirabuana ke Atambua, Nusa Tenggara Timur, dari Makassar, Rabu (2/5). Pasukan ini akan bertugas di wilayah perbatasan Atambua-Timor-Timur.

Pangdam Yahya mengungkapkan bahwa pasukan yang dikirim itu diberi tugas untuk memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Tim-Tim. Tugas yang diembannya terdiri atas pengecekan dan penyaringan para pelintas batas, mewaspadai upaya penyelundupan barang, dan menjaga keutuhan wilayah RI dari kemungkinan penyusupan serta mengawal pengungsi yang masih tersisa.

"Pokoknya, pasukan kita akan mengamankan wilayah perbatasan. Penugasan operasi seperti ini merupakan kebanggaan dan kehormatan setiap prajurit TNI," ujarnya usai melepas pasukan di Lantamal IV Makassar.

Pasukan Kodam VII Wirabuana itu akan bertugas selama sekitar satu tahun, di bawah kendali koordinasi Kodam IX Udayana. Pasukan ini berasal dari kesatuan Yonif 726 sebanyak 327 orang, dari Yonif 725 sebanyak 123 orang, Yonif 721 sebanyak 94 orang, kemudian 10 orang dari Yonif 711, 43 orang dari Zipur, 13 orang kiwal (kompi pengawal) Kodam, 32 dari Yonif 700, 17 dari Kesehatan Kodam, 29 dari Rindam dan 1 orang Bintal.

Kedatangan 689 prajurit dari Kodam VII Wirabuana itu akan menggantikan tugas Yonif 643 Kalimantan dan Kodim VI Tanjung Pura. Keseluruhan pasukan diangkut dengan KRI Teluk Mandar-514, dipimpin Danyon, Mayor Inf Muh. Sugiarto.

Ketika ditanya soal kemungkinan memanasnya situasi perbatasan Indonesia - Timor-Timur itu, Yahya menolak berkomentar. Menurut dia, bukan kapasitasnya untuk menyampaikan kondisi rill di sana. Ia hanya mengatakan, pasukan itu dikirim atas perintah Markas Besar TNI di Jakarta. (Muannas)






Moto3 Belanda: Mario Aji Start dari P27

47 menit lalu

Moto3 Belanda: Mario Aji Start dari P27

Mario Aji hanya mencatat waktu terbaik 1 menit 43,686 detik pada sesi kualifikasi MotoGP Belanda, Sabtu, 25 Juni 2022.


Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

50 menit lalu

Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

Erick Thohir mendorong agar seluruh masyarakat pengguna kereta tak ragu melaporkan pada petugas jika mengetahui ada indikasi pelecehan seksual.


Ini Kandungan Produk Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Ada Hydroquinone dan Paraben

1 jam lalu

Ini Kandungan Produk Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Ada Hydroquinone dan Paraben

Dampak pemakaian bahan tertentu pada produk skincare oleh ibu hamil tidak langsung terdeteksi melalui USG, dikhawatirkan ganggu perkembangan otak.


Malam Puncak HUT Jakarta, Anies Baswedan Sebut Jakarta Memasuki Era Kota Global

1 jam lalu

Malam Puncak HUT Jakarta, Anies Baswedan Sebut Jakarta Memasuki Era Kota Global

Anies Baswedan menyatakan Jakarta telah memasuki era kota global. Salah satunya karena Jakarta dapat menyelenggarakan acara internasional.


Malam Puncak HUT Jakarta, Anies Baswedan Singgung Soal Fondasi Keberhasilan

1 jam lalu

Malam Puncak HUT Jakarta, Anies Baswedan Singgung Soal Fondasi Keberhasilan

Malam ini pemerintah DKI menyelenggarakan acara malam puncak HUT Jakarta atau Jakarta Hajatan ke-495 di Jakarta International Stadium.


KNPI Jakarta Desak Pemerintah Provinsi DKI Cabut Izin Usaha Holywings Indonesia

2 jam lalu

KNPI Jakarta Desak Pemerintah Provinsi DKI Cabut Izin Usaha Holywings Indonesia

Sekretaris KNPI DKI Jakarta Muhammad Akbar Supratman, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha Holywings.


Respons Cardi B ketika Anaknya Disebut Mengidap Autisme

2 jam lalu

Respons Cardi B ketika Anaknya Disebut Mengidap Autisme

Cardi B memiliki dua anak, Kulture dan Wave, bersama suaminya, Offset.


Politikus PKS Minta Presiden Serius Antisipasi Krisis Pangan: Tanda-tanda Semakin Terasa

2 jam lalu

Politikus PKS Minta Presiden Serius Antisipasi Krisis Pangan: Tanda-tanda Semakin Terasa

Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS Hermanto meminta Presiden Joko Widodo serius mengantisipasi krisis pangan yang sudah diambang mata.


Zulkifli Hasan Sebut Subsidi Rp 500 T untuk Tekan Harga Pangan, Ekonom: Pembisik Tak Kompeten

2 jam lalu

Zulkifli Hasan Sebut Subsidi Rp 500 T untuk Tekan Harga Pangan, Ekonom: Pembisik Tak Kompeten

Ekonom mengkritik pernyataan Zulkifli Hasan soal subsidi pemerintah yang bernilai lebih dari Rp 500 triliun untuk menstabilkan harga pangan.


Klinik Aborsi di Amerika Mulai Tutup setelah Putusan Roe v Wade Dibatalkan

3 jam lalu

Klinik Aborsi di Amerika Mulai Tutup setelah Putusan Roe v Wade Dibatalkan

Klinik Aborsi sudah mulai ditutup di Amerika Serikat setelah putusan Mahkamah Agung menghapus hak perempuan untuk mengaborsi, seperti tertuang dalam Roe v Wade.