Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Soal Cawapres Anies Baswedan, AHY: Sudah Final

image-gnews
Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY tiba di acara Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 16 Juli 2023. TEMPO/Tika Yulia
Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY tiba di acara Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 16 Juli 2023. TEMPO/Tika Yulia
Iklan

TEMPO.CO,Yogyakarta - Ketua Umum Partai Demokrat  Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merespon soal peluangnya untuk mendampingi bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan. Sampai saat sini, Anies yang diusung tiga partai yakni Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat belum juga memutuskan sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung.

AHY menyatakan bahwa penentuan cawapres pendamping Anies itu sudah final. Dia menyatakan bahwa ketiga partai politik sudah final menyerahkan masalah itu kepada Anies. Hal itu, menurut dia, tertuang dalam piagam Koalisi Perubahan.

"Ya sebetulnya terkait usulan atau wacana tentang cawapres (Anies Baswedan) itu sudah final," kata AHY saat hadir dalam Fisipol Leadership Forum di UGM Yogyakarta Kamis 20 Juli 2023.

"Kami (tiga partai) sudah tanda tangani yang namanya piagam kesepakatan, salah satu pasal paling penting yakni menyerahkan kepada mas Anies Baswedan untuk menentukan sendiri cawapresnya," kata AHY.

Cawapres Anies harus penuhi 3 kriteria

AHY mengatakan, untuk kandidat cawapres ini tentu harus memenuhi sejumlah kriteria. Kriteria yang dianggap bisa membawa kans kemenangan yang lebih tinggi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti. 

"Nah jadi (soal cawapres) itu sudah kami serahkan (Anies), kami menghindari wacana yang lantas menjadi liar ke sana kemari karena sangat menghormati pilihan itu," kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

AHY percaya, Anies tentu punya pilihan yang rasional atas dasar tujuan yang baik dan cara-cara yang baik pula.

"Kami ingin menunggu waktu yang tepat, momentum yang tepat pada saatnya akan diumumkan oleh capres kita Anies Baswedan," kata AHY.

AHY menuturkan pihaknya saat ini berkonsentrasi agar Pemilu 2024 bisa terselenggara dengan damai, demokratis, dan masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya secara rasional.

AHY memang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat cawapres pendamping Anies pada Pilpres 2024. Selain dia, sejumlah nama lainnya sempat mencuat seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan hingga putri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrachman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Risma Jadi Pesaing Kuat Khofifah di Pilkada Jawa Timur

3 jam lalu

Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kanan) seusai menerima surat rekomendasi PKS untuk Pilkada Jawa Timur di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan rekomendasi dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jawa Timur 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Risma Jadi Pesaing Kuat Khofifah di Pilkada Jawa Timur

Elektabilitas Khofifah dan Risma berada di urutan pertama dan kedua di Jawa Timur. Bagaimana peluang keduanya bersaing di Pilkada Jawa Timur?


Begini Kritik Pengamat Soal Mundurnya Gibran sebagai Wali Kota Solo

15 jam lalu

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Jakarta, Ujang Komarudin. ANTARA/HO-Universitas Al-Azhar Jakarta/am.
Begini Kritik Pengamat Soal Mundurnya Gibran sebagai Wali Kota Solo

Pengamat mengkritik langkah mundur Gibran yang dinilai terlambat.


Keputusan Gibran Mundur dari Wali Kota Solo Menuai Respons dari Internal KIM

21 jam lalu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Wali Kota kepada Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo (kanan) saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Solo, Jawa Tengah, Rabu, 17 Juli 2024. Dalam rapat tersebut DPRD Kota Solo memutuskan dan mengusulkan pengunduran diri Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo serta mengusulkan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa untuk menggantikan Gibran sebagai Wali Kota. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Keputusan Gibran Mundur dari Wali Kota Solo Menuai Respons dari Internal KIM

Partai politik anggota KIM merespons keputusan Gibran untuk mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Apa kata mereka?


Anies Pilkada Jakarta 2024: Lawan Tandingan hingga Pertimbangan Pendamping

1 hari lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Anies Pilkada Jakarta 2024: Lawan Tandingan hingga Pertimbangan Pendamping

Tokoh yang bakal mendampingi Anies maju dalam Pilkada masih terus dipertimbangkan, termasuk peluang kandidat lawan untuk persaingan.


Elektabilitas Ahok Masih Tinggi di Jakarta, Said Abdullah PDIP Bilang Bisa Kalahkan Anies Baswedan

1 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Elektabilitas Ahok Masih Tinggi di Jakarta, Said Abdullah PDIP Bilang Bisa Kalahkan Anies Baswedan

Elektabilitas Ahok yang berada di peringkat kedua dalam survei Litbang Kompas.


Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

1 hari lalu

Bima Arya dan Dedi Mulyadi. ANTARA/Dok Dedi Mulyadi
Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

Dia mengatakan bahwa Dedi Mulyadi berada pada peringkat kedua dalam survei elektabilitas, di bawah nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

1 hari lalu

Andi Timo Pangerang. Foto: Facebook
Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

Politikus Partai Demokrat A.P.A Timo Pangerang diduga rangkap jabatan sebagai kader partai dan anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)


Golkar dan PAN Dukung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Demokrat: Masih Tunggu Masukan Daerah

1 hari lalu

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. Foto: Partai Demokrat
Golkar dan PAN Dukung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Demokrat: Masih Tunggu Masukan Daerah

Demokrat maupun Koalisi Indonesia Maju belum memutuskan apakah akan mengusung duet Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024.


Demokrat Ogah Dukung Cagub Jakarta yang Maju karena Incar Modal Pilpres 2029

1 hari lalu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan sambutan saat menyerahkan surat rekomendasi enam provinsi Calon Gubernur Sulawesi Utara pada Pilkada 2024 di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan surat rekomendasi untuk enam provinsi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diusung oleh Partai Demokrat pada Pilkada 2024.   TEMPO/M Taufan Rengganis
Demokrat Ogah Dukung Cagub Jakarta yang Maju karena Incar Modal Pilpres 2029

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra membeberkan sejumlah kriteria partainya untuk calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Jakarta.


Caleg Terpilih Tak Lapor LHKPN Terancam Tak Dilantik, Begini Aturannya

1 hari lalu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, Idham Holik membuka acara focus group discussion (FGD) tindaklanjut putusan MA nomor 23P/Hum/2024 soal batas minimal usia calon kepala daerah di Hotel Gran Melia, Jakarta pada Senin, 8 Juli 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Caleg Terpilih Tak Lapor LHKPN Terancam Tak Dilantik, Begini Aturannya

KPU menegaskan bahwa caleg terpilih hasil Pemilu 2024 yang belum menyerahkan LHKPN ke KPK terancam tidak dilantik.