Kejaksaan Agung Akan Ajukan Kasasi Putusan Bebas Terdakwa Perkara KSP Indosurya

Perwakilan dari 896 korban Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya aspirasi perihal gugatan pemulihan kerugian di Jakarta Pusat, Ahad, 18 Desember 2022. Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung akan mengambil langkah setelah dibacakan vonis bebas terhadap Junie Indira yang merupakan terdakwa penipuan Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan pihaknya akan segera mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung untuk vonis bebas tersebut.

“Dengan berbagai pertimbangan, maka Kejaksaan Agung sesuai dengan Pasal 244 KUHAP akan melakukan upaya hukum kasasi,” kata Ketut pada Sabtu 21 Janauri 2023.

Ketut mengatakan setidaknya ada tiga buah poin putusan yang dipertimbangkan oleh Kejaksaan Agung. Pertama, kata dia, JPU menilai Majelis Hakim mengabaikan fakta adanya cacat hukum dalam pendirian koperasi dan prosedur pelaksanaan pada koperasi Indosurya.

“Sehingga pihak yang bertanggung jawab adalah terdakwa Henry Surya dan Junie Indira,” ujar dia melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Berharap Aset Mereka Dikembalikan, Korban KSP Indosurya Akan Audiensi dengan Mahfud MD

Pertimbangan kedua, Ketut mengatakan JPU menilai Majelis Hakim tidak pernah secara eksplisit mengatakan adanya kejahatan yang memenuhi unsur Pasal 46 Ayat (2). Terakhir, ia menyebut JPU menilai Majelis Hakim tidak pernah menyimpulkan aliran uang ke perusahaan milik Henry Surya sebagai Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Padahal Majelis Hakim mengakui adanya aliran uang tersebut ke perusahaan milik Henry Surya,” kata Ketut.

Ketut mengatakan putusan bebas tersebut akan mencederai rasa keadilan masyarakat. Sebab, kata dia, sebanyak 23 ribu nasabah menjadi korban hingga kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp.106 triliun berdasarkan Laporan Hasil Analisis Transaksi Keuangan PPATK.

“Adapun amar tuntutan dari JPU sendiri pada pokoknya adalah menyatakan terdakwa secara sah melakukan perbuatan turut serta dan menghimpun dana dari masyarakat tanpa izin usaha dari pimpinan Bank Indonesia serta Tindak Pidana Pencucian Uang,” ujar juru bicara bidang hukum Korps Adhyaksa tersebut.

Henry Surya sebagai salah satu pendiri dan pemilik KSP Indosurya diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dan penggelapan. Dia disebut menawarkan produk KSP Indosurya dengan menjanjikan bunga keuntungan tinggi mencapai 8 hingga 11 persen. Kasus tersebut sebelumnya ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri dengan nomor LP/B/0204/IV/2022/SPKT/Bareskrim Polri yang terbit pada 27 April 2022.

Kasus ini bermula dari laporan kepada kepolisian atas nama korban Hendra Kusuma Karnoto dan sejumlah korban lain yang berjumlah 165 orang. Dalam laporan tersebut, total kerugian para korban akibat kelakuan Henry Surya cs mencapai Rp 800 juta. 

Baca juga:  Cerita Korban KSP Indosurya Kehilangan Uang Pensiun yang Dikumpulkan Selama 25 Tahun






Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

2 hari lalu

Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

Polisi masih mencari dua TKW yang diduga menjadi korban dalam kasus penipuan dan pembunuhan Wowon serial killer


Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

2 hari lalu

Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

Kejaksaan Agung dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih menghitung kerugian kasus korupsi BTS di Kominfo.


Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

2 hari lalu

Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

Mahfud MD memastikan pemerintah bakal mengusulkan revisi Undang-Undang Koperasi setelah heboh perkara penipuan KSP Indosurya


Penipuan, Undangan Pernikahan Online Jadi Pintu Masuk Menguras Tabungan

3 hari lalu

Penipuan, Undangan Pernikahan Online Jadi Pintu Masuk Menguras Tabungan

Alfons menduga data kredensial korban didapat saat penipuan kenaikan biaya admin pertengahan tahun lalu.


2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

3 hari lalu

2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

Ada dua cara yang digunakan Wowon serial killer cs untuk jaring korban


5 Hal Anatomi Kasus Wowon Serial Killer: Total Korban hingga Tipu-tipu Penggandaan Uang

3 hari lalu

5 Hal Anatomi Kasus Wowon Serial Killer: Total Korban hingga Tipu-tipu Penggandaan Uang

Polisi menetapkan 3 tersangka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin atau Duloh, dan M. Dede alias Solehudin. Berikut anatomi kasus Wowon Serial Killer


TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Tak Curiga karena Istri Tersangka Juga Ikut Setor Uang

3 hari lalu

TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Tak Curiga karena Istri Tersangka Juga Ikut Setor Uang

Dua dari 11 TKW korban penipuan penggandaan uang, Siti dan Farida tewas dibunuh Wowon Serial Killer.


Rutin Setor Uang ke Wowon Serial Killer, 2 TKW Rugi hingga Ratusan Juta dan Nyaris Dibunuh

3 hari lalu

Rutin Setor Uang ke Wowon Serial Killer, 2 TKW Rugi hingga Ratusan Juta dan Nyaris Dibunuh

Modus penipuan Wowon Serial Killer adalah menukar uang dalam amplop dengan jumlah berkali-kali lipat sehingga para korban tergiur.


Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Usman Kansong Diperiksa Kejaksaan Agung

4 hari lalu

Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Usman Kansong Diperiksa Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Usman Kansong terkait kasus korupsi BTS.


Penipuan Wangiri dan Party Line Masih Ada, Ini Penjelasan dan Pencegahannya

4 hari lalu

Penipuan Wangiri dan Party Line Masih Ada, Ini Penjelasan dan Pencegahannya

Wangiri adalah modus penipuan menggunakan panggilan telepon paling umum yang mempengaruhi jutaan pengguna di seluruh dunia. Kerugian miliaran dolar.