Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

Reporter

Editor

Febriyan

Anies Baswedan menyapa kader Partai Demokrat saat mengunjungi Kantor DPP Partai Demokrat, di Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut ketua umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY sebagai calon wakil presiden yang paling banyak diinginkan oleh pemilih Anies Baswedan. Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menilai hasil itu menunjukkan AHY dinilai positif dalam memimpin partai.

"Keberhasilan memimpin partai politik ini yang membuat AHY unggul jauh dari Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno yang tidak memiliki basis pendukung terstruktur dan loyal di suatu organisasi mapan seperti parpol, yang bisa digerakkan seirama dan masif dalam satu komando," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Desember 2022.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia

Indikator Politik Indonesia dalam pemaparannya hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, menyebutkan 28,6 persen basis pendukung Anies lebih memilih AHY sebagai cawapres. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di posisi kedua dengan 24 persen sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di posisi ketiga dengan 15,3 persen. 

Survei tersebut berlangsung pada 30 Oktober-5 November 2022. Mereka menyatakan melakukan wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemilihan responden dilakukan dengan metode multistage random sampling atau acak bertahap.

Akan tetapi, menurut survei itu, elektabilitas AHY sebagai cawapres masih berada di bawah Ridwan Kamil. Dalam simulasi semi terbuka dengan mencantumkan 18 nama, AHY meraih posisi kedua dengan perolehan 16,3 persen. Posisi pertama ditempati oleh Ridwan Kamil (19,7 persen), sementara Sandiaga Uno (12,8 persen) berada di posisi ketiga. 

Demokrat singgung soal upaya pembegalan

Herzaky menilai hasil survei tersebut menunjukkan apresiasi publik yang besar atas keberhasilan AHY memimpin Partai Demokrat. Dia pun menyinggung soal upaya pembegalan Partai Demokrat oleh pihak yang dekat dengan kekuasaan.

AHY, menurut dia, justru mampu mengubah Demokrat menjadi makin solid dan adaptif, sehingga bisa terus konsisten memperjuangkan harapan rakyat selama dan pasca pandemi. Hal inilah yang disebut Herzaky membuat AHY makin menjadi sorotan publik. 

"Publik melihat AHY sebagai calon pemimpin bangsa ke depannya, yang mampu menghadirkan perubahan dan perbaikan bagi mereka, bangsa, dan negara ini," kata Herzaky.

Partai Demokrat memang sempat diguncang setelah terjadi upaya penggulingan terhadap AHY. Upaya penggulingan itu dilakukan dengan menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang. Akan tetapi hasil KLB itu kandas setelah Mahkamah Agung menolak kasasi mereka.  

Partai Demokrat memang mengusulkan nama AHY sebagai pendamping Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2024. Akan tetapi belum ada kesepakatan diantara partai anggota koalisi lainnya, NasDem dan PKS. Mereka baru menyepakati soal kriteria cawapres ideal bagi Anies. 






Hong Kong Bagi Tiket Pesawat Gratis, Sandiaga Uno Sebut Bisa Jadi Peluang

10 jam lalu

Hong Kong Bagi Tiket Pesawat Gratis, Sandiaga Uno Sebut Bisa Jadi Peluang

Pembagian 500 ribu tiket pesawat gratis itu merupakan kampanye promosi wisata Hello Hong Kong.


Keunikan Museum SBY dan Galeri Seni Ani Yudhoyono di Pacitan

12 jam lalu

Keunikan Museum SBY dan Galeri Seni Ani Yudhoyono di Pacitan

Jika melancong ke Pacitan, sempatkan berkunjung ke Museum SBY dan Galeri Seni Ani Yudhoyono. Apa keunikannya?


PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

13 jam lalu

PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mendorong Kementerian Sosial mengirimkan bantuan kemanusiaan dan relawan untuk membantu evakuasi korban gempa Turki.


Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

15 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

16 jam lalu

Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

Waketum Golkar menyatakan mereka membuka pintu kepada PSI untuk bergabung ke KIB.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

16 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

17 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

17 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

23 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Hadiri Peringatan Satu Abad NU, AHY: Ormas Islam yang Moderat dan Toleran

23 jam lalu

Hadiri Peringatan Satu Abad NU, AHY: Ormas Islam yang Moderat dan Toleran

Ketua Umum Partai Demokrat AHY menilai moderatisme keislaman NU menghadirkan model relasi agama dan negara yang lebih dialogis dan dinamis.