Soal Kasus Ismail Bolong, YLBHI Cs Sebut Hanya Fenomena Gunung Es

Reporter

Editor

Febriyan

Tangkapan layar Ismail Bolong pengusaha pengepul batu bara yang videonya viral. Sumber: medsos

TEMPO.CO, Jakarta - Mencuatnya kasus tambang batubara ilegal Ismail Bolong yang dibekingi para perwira Polri mendapatkan perhatian dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan Trend Asia akan mengeluarkan pernyataan sikap hari ini. 

Berdasarkan undangan yang diterima Tempo, kelima lembaga tersebut menilai kasus pertambangan ilegal yang dibekingi masyarakat selama ini sudah menjadi rahasia umum. Mereka menilai mencuatnya kasus Ismail Bolong ini hanya sebagai fenomena gunung es. 

"Kasus ini tidak boleh berhenti di Ismail Bolong, tapi perlu dilakukan pengungkapan aktor yang bermain di balik tambang illegal dan penegakkan hukum secara serius, baik dari aspek pidana pertambangan maupun korupsi," tulis mereka dalam undangan tersebut.

Komitmen pemerintah soal transisi energi diragukan

Mereka juga menilai mencuatnya sejumlah nama perwira Polri dalam kasus ini semakin membuktikan lembaga penegak hukum itu jauh dari kata profesional. Selain itu, menurut mereka, kasus ini membuktikan bahwa agenda pemerintahan Presiden Jokowi untuk melakukan transisi energi ke sumber terbarukan demi penyelamatan lingkungan sebagai bualan belaka. 

"Justru penegak hukum yang melakukan pembiaran bahkan penegak hukum diduga kuat menjadi pelaku/beking tambang illegal yang memiliki dampak kerusakan lingkungan dan sosial yang luar biasa," kata mereka.

Agenda konferensi pers pernyataan sikap itu akan dilakukan kelima lembaga tersebut di kantor YLBHI Jakarta pagi ini. 

Selanjutnya, Ferdy Sambo membenarkan dokumen penyelidikan






BNPB: Bencana Hidrometeorologi 4 Tahun, Kerugian Rp 31,5 Triliun

9 menit lalu

BNPB: Bencana Hidrometeorologi 4 Tahun, Kerugian Rp 31,5 Triliun

BNPB, BMKG, peneliti BRIN penulis laporan IPCC, dan Walhi bersama bicarakan bencana hidrometeorologi dan krisis iklim.


Hendra Kurniawan Cs akan Bacakan Duplik pada Sidang Hari ini

25 menit lalu

Hendra Kurniawan Cs akan Bacakan Duplik pada Sidang Hari ini

Dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum enggan menanggapi nota pembelaan atau pleidoi Hendra Kurniawan.


Pesan Presiden Jokowi dan Komposisi Timnas U-20 Buat Shin Tae-yong Gundah

11 jam lalu

Pesan Presiden Jokowi dan Komposisi Timnas U-20 Buat Shin Tae-yong Gundah

Pelatih kepala timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku gelisah karena skuadnya belum lengkap menjelang Piala Asia U-20 2023.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

14 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

17 jam lalu

TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

Wakil Ketua DPR menilai pemerintah selama ini telah memberikan banyak toleransi terhadap teror yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM.


Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

17 jam lalu

Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

Pengacara Chuck Putranto, Daniel Sony Pardede menyebut kliennya bukan pelaku pemusnahan rekaman CCTV yang mengungkap skenario pembunuhan


Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

19 jam lalu

Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum mengatakan Baiquni Wibowo tidak pernah menerima langsung perintah dari Ferdy Sambo.


Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

21 jam lalu

Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum menilai jaksa tak menghargai tindakan Baiquni WIbowo yang menyerahkan rekaman CCTV lingkungan rumah dinas Ferdy Sambo secara sukarela.


Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

22 jam lalu

Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

Jika ekspor ilegal maupun tambang ilegal ini masih berjalan, kata Jokowi, maka proses hilirisasi dan industrialisasi dipastikan menjadi terganggu.


Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

22 jam lalu

Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto, akan mengajukan duplik hari ini.