Surpres Pengganti Andika Perkasa Sudah Dibuat Jokowi, Ngabalin: Tinggal Soal Waktu Saja

Editor

Febriyan

Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan keterangan pers usai disahkan dalam rapat paripurna ke-9 masa persidangan II tahun 2021-2022 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 8 November 2021. Presiden Jokowi memilih Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, menyebut Presiden Jokowi telah membuat Surat Presiden atau Surpres penggantian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Surpres dikeluarkan karena Andika bakal memasuki masa pensiun pada pertengahan Desember 2022. 

"Jadi, surat presiden dalam rangka pergantian panglima itu sudah ada, tinggal soal waktu saja," ujar Ngabalin saat dikonfirmasi, Rabu, 23 November 2022.

Meski begitu, Ngabalin tak menjelaskan kapan Surpres itu bakal dikirimkan ke DPR RI. Menurut Ngabalin, tak perlu ada pihak yang mendesak Jokowi untuk segera menerbitkan Surpres itu karena semua telah terjadwal oleh Sekretariat Negara dan KSP. 

"Selama kepemimpinan Presiden Jokowi, kita ketahui sudah beberapa kali ya (pergantian panglima), surpres terkait dengan pergantian panglima. Sehingga kemarin saya bilang, tidak usah didesak-desak," kata Ngabalin. 

DPR menunggu surat dari presiden

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Abdul Kharis Almasyahari menyatakan pihaknya menunggu Presiden Jokowi mengirimkan nama calon Panglima TNI pengganti Andika Perkasa. Meski menunggu, Kharis menyatakan fraksinya tidak bakal memburu Presiden Jokowi untuk segera mengirimkan nama pengganti Andika.

"Enggak lah, kita tunggu saja," ujar Kharis saat dihubungi Tempo, Ahad, 20 November 2022.

Kharis menyebut Istana pasti sudah tahu kapan harus mengirimkan nama calon Panglima TNI agar waktu fit and proper test bisa berlangsung tepat waktu.

Sementara itu Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, menyebut pihaknya belum menerima kabar apapun dari Jokowi soal pengganti Andika Perkasa. Farhan menyebut proses penggantiian Andika itu menunggu surat dari Presiden. 

"Belum ada kabar sama sekali (soal penggantiian Andika). Batas pensiun beliau 1 Januari 2023, karena lahir 21 Desember," ujar Farhan.

Dengan batas masa jabatan Andika pada 1 Januari 2023, maka DPR hanya memiliki waktu sekitar satu bulan kedepan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI yang baru. Menurut Farhan tes itu baru bisa dilakukan setelah terbit surat dari Jokowi. 

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan purna tugas pada Desember 2022 karena telah berusia 58 tahun atau memasuki usia pensiun. Menantu dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono itu dilantik oleh Presiden Jokowi pada 2021 saat berusia 56 tahun. 

Adapun Presiden Jokowi menyatakan bakal segera menyiapkan calon Panglima TNI pengganti Andika Perkasa. 

"Segera, segera kita siapkan penggantinya (Andika). (Nama) sudah semua di kantong, kan memang harus dari kepala staf, nanti segera dipilih," kata Jokowi. 

3 calon pengganti Andika Perkasa

Terdapat tiga calon nama pengganti Andika Perkasa, ketiganya merupakan kepala staf masing-masing unsur TNI, yakni Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI H. Yudo Margono, atau Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurrachman. 






Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

19 menit lalu

Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

Komnas HAM berharap putusan ini dapat menjadi sinyal langkah maju dalam penegakan hukum dan hak asasi manusia di Papua.


Sodetan Ciliwung Mau Rampung: Ini Profil Lengkap 3 Proyek Pengendali Banjir Jakarta

2 hari lalu

Sodetan Ciliwung Mau Rampung: Ini Profil Lengkap 3 Proyek Pengendali Banjir Jakarta

Dipimpin Heru Budi Hartono, proyek Sodetan Ciliwung bisa kembali digulirkan DKI. Bahkan kinerja Heru Budi Hartono sempat dipuji Presiden Jokowi.


Janji Presiden Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat Basa-Basi

2 hari lalu

Janji Presiden Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat Basa-Basi

Presiden Jokowi memilih penyelesaian non-yudisial untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat. Harus mampu memberi keadilan.


Puan Maharani Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, Apa Artinya?

3 hari lalu

Puan Maharani Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, Apa Artinya?

Puan Maharani Ketua DPR dan perempuan pertama yang mendapat anugerah sebagai Warga Kehormatan Marinir


Soal Cawapres Anies Baswedan, NasDem Sebut Khofifah Indar Parawansa Jadi Salah Satu Figur yang Diperhitungkan

4 hari lalu

Soal Cawapres Anies Baswedan, NasDem Sebut Khofifah Indar Parawansa Jadi Salah Satu Figur yang Diperhitungkan

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menyatakan Gubernur Jawa Timur memiliki basis massa sehingga diperhitungkan sebagai Cawapres Anies Baswedan.


Erina Gudono Ingin Lanjutkan Studi, Kaesang: Boleh-Boleh Aja, yang Penting...

5 hari lalu

Erina Gudono Ingin Lanjutkan Studi, Kaesang: Boleh-Boleh Aja, yang Penting...

Erina Gudono mengatakan, ia ingin melanjutkan studinya di jenjang strata 3 atau doktoral tapi belum tahu di dalam atau luar negeri.


Komnas HAM Minta Panglima TNI dan MA Awasi Peradilan Kasus Mutilasi 4 Warga Papua

7 hari lalu

Komnas HAM Minta Panglima TNI dan MA Awasi Peradilan Kasus Mutilasi 4 Warga Papua

Permintaan ini disampaikan Komnas HAM karena proses peradilan kasus mutilasi tersebut masih belum transparan dan efektif.


Panglima TNI Rotasi 223 Perwira, Berikut Daftar Beberapa Petinggi yang Bergeser

9 hari lalu

Panglima TNI Rotasi 223 Perwira, Berikut Daftar Beberapa Petinggi yang Bergeser

Dalam gerbong rotasi yang dilakukan Panglima TNI Yudo Margono, dari 223 perwira, ada nama Laksamana Muda Irvansyah menjadi Pangkogabwilhan.


Kader PDIP Getol Minta Reshuffle Kabinet, Puan Maharani: Kita Boleh Mengingatkan

9 hari lalu

Kader PDIP Getol Minta Reshuffle Kabinet, Puan Maharani: Kita Boleh Mengingatkan

Puan Maharani menilai desakan kader PDIP soal reshuffle kabinet hanya untuk mengingatkan bahwa ada menteri yang tak membantu pemerintah.


Yudo Margono Rotasi 223 Perwira, Letjen Bambang Ismawan Jadi Kasum TNI

9 hari lalu

Yudo Margono Rotasi 223 Perwira, Letjen Bambang Ismawan Jadi Kasum TNI

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono merotasi 223 perwira TNI. Salah satunya adalah Kasum TNI Letjen Eko Margiyono diganti Letjen Bambang Ismawan.