KKP Terapkan Skema Baru Edukasi Penanganan Sampah Laut

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers yang berlangsung secara hybrid dari Ruang Command Center KKP, Selasa (4/10/22)

INFO NASIONAL – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menerapkan skema penanganan sampah laut melalui Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL). Dalam skema tersebut, 1.721 nelayan di 14 lokasi akan terlibat dalam gerakan membersihkan laut dan mendapatkan kompensasi dari sampah plastik yang dikumpulkan sepanjang bulan oktober ini.

"Tingkat awal yang paling sederhana yang kita lakukan adalah memberikan penyadaran yang komprehensif kepada semua pihak khususnya masyarakat yang berkecimpung di lautan. Mereka dihimbau untuk tidak membuang sampah di laut,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers yang berlangsung secara hybrid dari Ruang Command Center KKP, Selasa 4 Oktober 2022.

Kemudian, lanjut dia, terdapat satu program (program BCL). “Dalam satu musim penangkapan ada satu bulan yang kita minta untuk mengambil sampah di laut," kata dia.

Pelaksanaan Gernas BCL, kata dia, merupakan aksi nyata mengentaskan persoalan sampah plastik di wilayah pesisir dan laut sesuai amanah Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut. Esensi gernas BCL selain untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan sampah di pesisir dan laut agar tidak bocor ke laut, juga mengedukasi masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah melalui penerapan ekonomi sirkular menuju implementasi ekonomi biru. 

Pengentasan sampah laut, menurutnya, tidak bisa dilakukan sendiri oleh pihak per pihak. Untuk itu, Gernas BCL yang digagas KKP sebagai wujud program kolaborasi multipihak sebagai solusi persoalan sampah untuk menjaga laut Indonesia tetap sehat. Kolaborasi ini sambungnya untuk memastikan sampah-sampah yang diambil dari laut bisa diolah menjadi produk berdaya guna dan memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Victor Gustaaf Manoppo menambahkan, Gernas BCL berlangsung sepanjang Oktober 2022 dengan melibatkan 1.721 di 14 lokasi di seluruh wilayah pesisir dan laut Indonesia meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Serang, Cilacap, Cirebon, Bali, Kubu Raya, Balikpapan, Manado, Kendari, Sorong, dan Merauke. 

Nelayan-nelayan tersebut, seluruhnya terdaftar sebagai anggota Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) dan telah diberikan edukasi mengenai teknis pengumpulan, pemilahan, dan pembersihan sampah plastik di laut agar bernilai ekonomis.

"Dari prediksi dan benchmark yang dilakukan di Banyuwangi, satu nelayan itu paling tidak bisa mengumpulkan sebanyak 4 kg sampah, kemudian kita kalikan sehingga didapat angka 1 milyar 30 juta di satu bulan ini kita bisa berikan kompensasi kepada 1.721 nelayan tadi," kata Victor.

Sebelum dicanangkan menjadi gerakan nasional, BCL telah digelar sejak awal tahun 2022 di 15 wilayah pesisir Indonesia. Dalam perjalanannya, total sampah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 23,7 ton.   






Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

6 jam lalu

Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

Sudah sepekan lebih sejak bencana gempa bumi melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur.


Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

6 jam lalu

Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) resmi menutup Porprov NTT VIII tahun 2022


Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

6 jam lalu

Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri karya Pemahayu Jagat Medasar Tawur di laut Pantai Geger, Desa Adat Peminge Kuta Selatan.


Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

7 jam lalu

Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

Lulusan UBK didorong mempersiapkan diri menghadapi persaingan, menghadapi risiko usaha, serta meningkatkan kualitas diri.


Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

7 jam lalu

Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

Mengevaluasi konstitusi berguna untuk melihat sejauh mana dampaknya terhadap pembangunan bangsa.


Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

7 jam lalu

Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

Dalam sejarah terbukti etnis Tiongho terlibat langsung dalam perjuangan.


Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

8 jam lalu

Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

Salah satu bentuk bantuan dengan memastikan bayi penyintas gempa segera mendapat operasi.


KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

8 jam lalu

KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

KKP telah mewajibkan lalu lintas jenis ikan dilindungi dalam Appendiks CITES.


Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

8 jam lalu

Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

Lebih dari 700 siswa SMK bergabung dalam payung Gerakan AKAR Digital Indonesia dari Lazada.


Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

8 jam lalu

Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

Penyaluran BLT BBM tahap 2 tersalurkan sebesar 66,31 persen, PKH 67,24 persen, dan BPNT 66,72 persen.