Belajar dari Modica agar Cokelat Indonesia Mampu Mendunia


INFO NASIONAL - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM terus berupaya meningkatkan pelindungan Indikasi Geografis (IG) serta promosi untuk IG kakao terdaftar.

Salah satu cara peningkatan IG kakao, DJKI berkesempatan belajar pada cokelat Modica, salah satu cokelat populer di dunia. Cokelat Modica dibuat dengan kakao dan gula yang dicampur dalam proses pengerjaan dingin, tidak menggunakan lemak tambahan, hanya mengandung cocoa butter yang secara alami ada dalam biji kakao.

Kakao Modica adalah bahan baku cokelat pertama di Eropa yang sudah memperoleh status pelindungan IG. Produksi cokelat dibuat dari kakao eksklusif di wilayah Modica oleh perusahaan yang menggunakan suatu sistem pengawasan yang ketat dan diatur oleh Kementerian Pertanian Italia.

“Dengan bertemu langsung pakar cokelat yang memproduksi cokelat dengan menggunakan bahan baku produk IG unggulan kakao dari kota Modica, kami mendapatkan banyak informasi maupun masukan. Salah satunya, terkait bagaimana kontrol kualitas, promosi, pemasaran, dan proses produksi cokelat di Modica,” tutur Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Kurniaman Telaumbanua, saat berkunjung ke Sekolah Gastronomi Modica, 22 September 2022.

Ia menjelaskan, Indonesia juga memiliki kakao IG terdaftar yaitu Kakao Berau sebagai salah satu bahan baku produksi cokelat. Kakao Berau memiliki karakter khas tersendiri, yaitu aroma khas coklat dan rasa spesifik yang memiliki rasa kacang, buah segar, sepat dan pahit serta berwarna coklat muda.

Hal ini menunjukkan bahwa produksi kakao Indonesia berpeluang sebagai salah satu potensi unggulan untuk produk Indikasi Geografis (IG) Indonesia. Terlebih, data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kakao di Indonesia sebanyak 706.500 ton pada tahun 2021.

Sekretaris DJKI Sucipto menyampaikan, keunggulan pada kakao Berau tersebut menjadikannya sebagai salah satu bahan baku favorit untuk produksi cokelat dalam negeri. Tidak hanya itu, Kakao Berau dari Kalimantan Timur ini juga telah mampu bersaing di pasar Eropa. Hal ini membuktikan bahwa Kakao Berau dapat dijadikan produk unggulan IG Indonesia.

“Setelah melihat bagaimana proses produksi, penjagaan kualitas, serta bagaimana promosi yang dilakukan pada Cokelat Modica, saya berharap Indonesia juga sanggup untuk memproduksi cokelat berkualitas dengan menggunakan bahan baku kakao produk IG unggulan Indonesia,” tutur Sucipto.

Ia pun berharap Indonesia tidak hanya menjual produk IG dalam bentuk bahan mentah ke luar negeri, namun dapat memproduksi sendiri serta mengekspor cokelat yang sudah diolah seperti yang dilakukan oleh Italia dan negara Eropa lainnya. “Apabila Indonesia telah mampu untuk memproduksi sendiri cokelat berkualitas ini akan menjadi nilai jual yang tinggi kedepannya,” kata Sucipto.

Menurut Nino Scivoletto selaku Direktur Konsorsium Perlindungan Cokelat Modica, kedatangan delegasi Indonesia bersama perwakilan Dewan Kakao Indonesia serta perwakilan dari Masyarakat Pelindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kakao Berau Kalimantan Timur ini merupakan salah satu upaya kerja sama yang baik dengan Konsorsium di Modica untuk menjadi partner bisnis, yang bisa dikembangkan untuk menciptakan produk cokelat unggulan. (*)






Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

2 jam lalu

Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly pagi ini melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri Percontohan PAM di Makassar, Sulawesi Selatan.


Kemendagri Dorong Perwujudan Reformasi Birokrasi yang Bersih Melayani

2 jam lalu

Kemendagri Dorong Perwujudan Reformasi Birokrasi yang Bersih Melayani

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong perwujudan reformasi birokrasi yang bersih melayani.


Bicara Buku Pustaka Bersama Wakil Rakyat, Fadel : Setiap Masalah Pasti Ada Jalan Keluarnya

2 jam lalu

Bicara Buku Pustaka Bersama Wakil Rakyat, Fadel : Setiap Masalah Pasti Ada Jalan Keluarnya

Agar keberlangsungan menyiapkan SDM generasi muda Gorontalo berjalan berkelanjutan, Fadel juga mengupayakan lahirnya perguruan tinggi.


Catatan Ketua MPR RI PPHN untuk Tantangan Riel Akibat Perubahan Zaman

2 jam lalu

Catatan Ketua MPR RI PPHN untuk Tantangan Riel Akibat Perubahan Zaman

Pokok-pokok Halauan Negara (PPHN) mendorong pemerintah dan semua elemen bangsa bersepakat memprioritaskan respons negara-bangsa terhadap semua tantangan riel itu.


MPR Dorong Pemerintah Percepat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

2 jam lalu

MPR Dorong Pemerintah Percepat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

Para pengusaha merupakan orang yang telah banyak memberi kontribusi yang penting bagi bangsa, negara, dan masyarakat.


Bertemu Massa Aksi KNPA, Jazilul Fawaid: Sikap MPR Tegas Dalam Mendukung Reforma Agraria

2 jam lalu

Bertemu Massa Aksi KNPA, Jazilul Fawaid: Sikap MPR Tegas Dalam Mendukung Reforma Agraria

ratusan massa dari Komiten Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) diijinkan masuk ke dalam komplek wakil rakyat. Dengan berbaris rapi mereka memasuki Gedung Nusantara V.


Wajah Baru TIM Menuju Gelanggang Seni Dunia

3 jam lalu

Wajah Baru TIM Menuju Gelanggang Seni Dunia

Arsitektur bangunan yang direvitalisasi mengadopsi budaya luhur Indonesia. Gubernur Anies Baswedan memastikan tidak ada komersialisasi.


Kemendagri: Reformasi Birokrasi Merupakan Sebuah Kebutuhan

4 jam lalu

Kemendagri: Reformasi Birokrasi Merupakan Sebuah Kebutuhan

Presiden Joko Widodo terus mendorong percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di setiap level pemerintahan.


Harga Serba Naik, Paxel Luncurkan Servis Anti Resesi Sepulau Jawa

4 jam lalu

Harga Serba Naik, Paxel Luncurkan Servis Anti Resesi Sepulau Jawa

Inovasi baru dihadirkan Paxel untuk menjawab tantangan resesi yang diprediksi segera tiba.


Mentan SYL Pimpin Langsung Sidang Pertemuan Menteri Pertanian Negara G20

5 jam lalu

Mentan SYL Pimpin Langsung Sidang Pertemuan Menteri Pertanian Negara G20

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) memimpin langsung sidang Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20