Hasto Kristiyanto Ungkap Usulan Nama Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP

Reporter

Editor

Amirullah

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) didampingi Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto (kanan) mengisi buku tamu saat akan mendaftarkan partai politik tersebut sebagai calon peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin 1 Agustus 2022. PDI Perjuangan sebagai partai politik pertama yang mendaftarkan diri untuk calon peserta Pemilu tahun 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyebut sejumlah nama yang mencuat di internal partai untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Mereka adalah Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi alias Hendi, mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Azwar Anas.

“Ya kemarin ada yg mengusulkan Bu Risma, Pak Hendi, Pak Anas. Ini kan Kepala Daerah yang muncul dari bawah. Jadi PDIP kan punya banyak stok Kepala Deerah yang dilatih dan digembleng,” kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Kamis, 22 September 2022.

Menurut Hasto, pelatihan terhadap Kepala Daerah PDIP salah satunya diwujudkan dalam bentuk upgrading. Contohnya pada hari ini, sebanyak 102 Kepala Daerah berkumpul menghadiri rapat koordinasi.

“Kepala Daerah berkumpul diingatkan skala prioritas yang utama. Hanya PDIP yang bisa mengumpulkan Kepala Daerah yang bisa jadi kader partai seperti ini. Bukan bermaksud sombong, tapi inilah kepercayaan rakyat yang harus digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata dia.

Hak Prerogatif Megawati

Dalam kesempatan terpisah, Risma mengatakan pilihan calon Gubernur DKI Jakarta merupakan hak prerogatif Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. Risma percaya jika jabatan tidak boleh diminta. Ia pun menegaskan tidak pernah tertarik dengan jabatan.

“Kalau nanti saya pingin dan meminta ternyata ada cobaan yang berat, doa saya ke Gusti Allah apa? Tapi kalau saya tidak minta dan dibenak saya tak ada keinginan, maka Ya Allah berikan saya kekuatan untuk menyelesaikan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Fraksi PDIP, Gembong Warsono, menyebut Hendi sukses membangun daerahnya. Pernyataan itu dia sampaikan di sela kunjungan ke kantor Hendi pada Rabu, 21 September 2022.

Gembong juga berseloroh Hendi layak untuk mempimpin DKI Jakarta. "Kalau Pak Hendi kami anggap yang terbaik untuk mengentaskan maslaah masyarakat Jakarta kenapa tidak?” kata dia.

Menurutnya, pertemuannya bersama Hendi turut membicarakan persoalan yang ada di Jakarta. "Kalau nanti sampean (Hendi) ke Jakarta jangan keget. Artinya, teman-teman terjemahkan sendiri," kata Gembong.

Dia menyebut Jakarta dan Semarang memiliki karakteristik yang hampir sama. Gembong menilai Hendi mampu mengatasi masalah di Semarang. "Ternyata saat hari ini kami datang ternyata iya," sebutnya.

Adapun Hendi tak banyak berkomentar ihwal penjajakan yang dilakukan DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP tersebut. "Kalau penugasannya di Wali Kota ya lakukan terbaik," ujarnya. "Jangan aneh-aneh, jangan membayangkan yang tidak-tidak karena kami berada di struktur yang jelas di PDI Perjuangan."

IMA DINI SHAFIRA | JAMAL ABDUN NASHR (SEMARANG)

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

1 hari lalu

Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

Kementerian Sosial sedang mencoba mengembangkan program bansos khusus untuk disabilitas, lansia, dan anak yatim piatu. Seperti apa bentuknya?


Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

1 hari lalu

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dipimpin oleh Presiden Jokowi sementara Ketua DPR Puan Maharani membacakan ikrar.


Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

1 hari lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

2 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

3 hari lalu

Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

Politikus PDIP mendesak Presiden Jokowi segera menunjuk Penjabat Gubernur DKI. Anies Baswedan masih bikin keputusan strategis jelang akhir jabatan.


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

4 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

4 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

4 hari lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

4 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

4 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?