Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan seorang anak yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 di Kompleks SDN Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Desember 2021. Presiden meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak ingin ikut-ikut menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir, seperti yang dilakukan Presiden Amerika Serikat. Jokowi memilih bergantung pada keputusan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

"Pandemi ini kan terjadi di seluruh negara di dunia, dan yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi itu selesai itu adalah WHO," kata Jokowi saat peresmian Tol Cibitung - Cilincing di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 20 September 2022. 

"Kalau untuk indonesia saya kira kita harus hati-hati, tetap harus waspada, tidak usah harus tergesa-gesa, tidak usah harus segera menyatakan bahwa pandemi itu sudah selesai. Saya kira hati-hati," kata dia.

Jokowi mengingatkan saat ini masih ada satu dua negara yang mengalami kenaikan kasus Covid-19. "Mulai bangkit naik hati-hati, kehati-hatian itu yang sangat kita perlukan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir. Perkataan Biden mengemuka setelah Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan akhir pandemi Covid-19 sudah di depan mata.

Diketahui jumlah warga Amerika Serikat yang meninggal karena penyakit ini terus meningkat. Biden mengatakan bahwa meskipun negaranya masih memiliki masalah, situasinya terus membaik dengan cepat. Statistik menunjukkan bahwa rata-rata lebih dari 400 orang Amerika meninggal akibat virus setiap hari.

Sementara di Indonesia, kasus Covid-19 per 19 September bertambah 1.620 kasus, dengan kenaikan tertinggi di DKI Jakarta yang mencapai 626 kasus. Kasus aktif turun 1.793. Sehingga kasus aktif dalam data terakhir mencapai 26.065 kasus aktif. Sementara, jumlah pasien yang meninggal jauh lebih sedikit dari Amerika Serikat yaitu 23 orang.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

27 menit lalu

Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

Presiden JJokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat suku Dayak, yang telah mendukung proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.


Hindari Stigma, WHO Gunakan Mpox daripada Monkeypox

52 menit lalu

Hindari Stigma, WHO Gunakan Mpox daripada Monkeypox

WHO meluncurkan proses konsultasi publik untuk menemukan nama baru bagi monkeypox atau cacar monyet awal tahun ini


Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

1 jam lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

2 jam lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

2 jam lalu

Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

Wakil CEO Pertama Rosatom (perusahaan energi nuklir Rusia) Kirill Komarov menyarankan Indonesia segera membangun PLTN. Simak alasannya.


Video Minta Izin Tempur ke Jokowi Viral, Benny Rhamdani: Masa Nggak Boleh Marah

2 jam lalu

Video Minta Izin Tempur ke Jokowi Viral, Benny Rhamdani: Masa Nggak Boleh Marah

Benny Rhamdani meminta Jokowi menggunakan penegakan hukum terhadap pihak yang dianggapnya menyerang pemerintah.


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

2 jam lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.


Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

3 jam lalu

Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

Rosatom State Corporation, menawarkan kerja sama membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terapung untuk Indonesia.


Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

14 jam lalu

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

Yudo Margono diharapkan bisa merealisasikan kebijakan ihwal perubahan pendekatan dalam menangani konflik di Papua


Istilah Ghosting Pernah Sangat Populer Setelah Percintaan Kaesang dan Felicia Tissue Kandas

14 jam lalu

Istilah Ghosting Pernah Sangat Populer Setelah Percintaan Kaesang dan Felicia Tissue Kandas

Istilah ghosting pernah sangat populer saat hubungan Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue kandas. Ingat lagi, apa artinya?