Pemerintah Gelontorkan Bantuan Langsung Tunai Sebelum Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Reporter

Editor

Febriyan

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menerima kunjungan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di kantornya, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Agustus 2022. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan sebagai kompensasi atas rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan bantuan itu akan diberikan mulai September 2022.

Risma menyatakan bahwa terdapat total Rp 12,4 triliun dana yang akan digelontorkan kepada 20,65 juta kelompok masyarakat. Nantinya, masyarakat yang berhak akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 150 ribu sebanyak 4 kali. 

Mantan Wali Kota Surabaya itu menambahkan bahwa BLT boleh digunakan untuk keperluan sehari-hari masyarakat, asal bukan untuk hal yang negatif.

"Yang jelas nggak boleh untuk rokok, nggak boleh untuk minuman keras. Untuk kebutuhan pokok," kata Risma usai mengikuti rapat dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 29 Agustus 2022. 

Tri Rismaharini menyampaikan Kementerian Sosial akan memberikan bantuan itu melalui PT Pos Indonesia. Menurut dia, masyarakat nantinya akan mendapatkan Rp 300 ribu sebanyak dua kali. 

Dia mengatakan, penyaluran melalui PT Pos Indonesia untuk mempercepat dana sampai di tangan penerima. Dalam hal ini, kata Risma, PT Pos Indonesia memiliki kewajiban mengantar bantuan itu hingga ke rumah masyarakat.

"PT Pos kewajibannya melaporkan kepada saya, foto rumah sama foto dia (penerima) di rumah itu, jadi dokumen lengkap. Data itu bukan by address dan by name saja, tapi ada foto rumah dan kondisi rumahnya. Misal ada komplain, karena misalnya dia lupa sudah menerima, ada fotonya," kata Risma.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah juga menyediakan skema bantuan lain selain BLT.  Dia menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan subsidi upah kepada 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp 3,5 juta per bulan. Besarannya, Rp 600 ribu yang dibayarkan satu kali dengan anggaran Rp 9,6 triliun.

Pemerintah juga akan memberikan bantuan melalui pemerintah daerah dengan menggunakan 2 persen dari dana transfer umum yaitu Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil sebesar Rp 2,17 T. Bantuan ini dalam rangka membantu sektor transportasi seperti angkutan umum, ojek dan bahkan nelayan dan tambahan perlindungan sosial.

Pemerintah dikabarkan berencana menaikkan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite, Solar dan Biosolar pada akhir bulan ini atau awal bulan depan. Kenaikan itu disebabkan keuangan negara yang tak lagi kuat menanggung beban subsidi akibat harga minyak dunia yang terus melambung tinggi. Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM itu, pemerintah pun memutuskan untuk menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai.  






Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

13 jam lalu

Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

Berita ekonomi dan bisnis terkini. Mulai dari kinerja ekspor yang moncer hingga penolakan privatisasi PT PGE.


PDIP Tebar 4 Nama Bakal Cagub DKI Jakarta 2024, Siapa Saja?

14 jam lalu

PDIP Tebar 4 Nama Bakal Cagub DKI Jakarta 2024, Siapa Saja?

PDIP telah merilis nama-nama yang menjadi bakal calon gubernur.


Utang Pemerintah Tembus Rp 7.733,99 Triliun, Anak Buah Sri Mulyani: Bukan Karena Demen Berutang

15 jam lalu

Utang Pemerintah Tembus Rp 7.733,99 Triliun, Anak Buah Sri Mulyani: Bukan Karena Demen Berutang

Utang Indonesia tembus Rp 7.733,99 triliun per Desember 2022. Instrumen utang diperlukan untuk menutup defisit anggaran yang sudah disetujui DPR.


Segara Institut: Calon Gubernur Bank Indonesia Bisa dari Eksternal

1 hari lalu

Segara Institut: Calon Gubernur Bank Indonesia Bisa dari Eksternal

Ekonom yang juga Direktur Segara Institut Pieter Abdullah Redjalam mengatakan calon Gubernur Bank Indonesia bisa saja berasal dari eksternal.


Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

1 hari lalu

Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bagaimana pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi pengeluaran dan produksi.


Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

1 hari lalu

Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

ekonomi Indonesia tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,31 persen di tengah gejolak ekonomi global, ini kata Sri Mulyani.


Masa Jabatan Perry Warjiyo Berakhir Mei, Simak Deretan Nama Gubernur BI dari Pertama hingga Kini

1 hari lalu

Masa Jabatan Perry Warjiyo Berakhir Mei, Simak Deretan Nama Gubernur BI dari Pertama hingga Kini

Masa jabatan Gubernur BI Perry Warjiyo akan berakhir pada Mei 2023 ini. Perry menjabat sejak 23 Mei 2018. Siapa saja yang pernah menjadi Gubernur BI?


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

1 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


Uji Coba Pembelian BBM Subsidi Pakai QR Code Diperluas, Simak Cara Daftarnya

2 hari lalu

Uji Coba Pembelian BBM Subsidi Pakai QR Code Diperluas, Simak Cara Daftarnya

Untuk bisa mendapatkan QR Code pembelian BBM Subsidi, masyarakat harus melakukan pendaftaran melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id.


Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

2 hari lalu

Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan integrasi BUMN bidang pangan untuk menjadi off taker atau penyerap hasil produksi di masyarakat. Revisi sejumlah peraturan dan mekanisme pendanaan murah disiapkan agar tak ada lagi harga komoditas pangan di tingkat petani yang jatuh.