Puan Maharani Singgung Soal Sayap Burung di Pidatonya, Pengamat: Indikasi Siap Maju di Pilpres 2024

Reporter

Editor

Febriyan

Puan Maharani. Instagram.com/@bubahalfian

TEMPO.CO, Jakarta - Pidato politik Ketua DPR RI Puan Maharani pada sidang tahunan Selasa kemarin dinilai mengandung makna kesiapannya untuk maju pada Pilpres 2024. Pengamat politik A Khairul Umum menilai analogi dua sayap burung yang sebut Puan sebagai gambaran pria dan wanita memberikan pesan bahwa dia sebagai perempuan memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri dengan calon lainnya. 

Umam dalam keterangan tertulisnya,  mengatakan pidato itu bisa dipahami sebagai wujud ekspresi keterpanggilan Puan untuk berani tampil di pentas gelanggang politik yang didominasi oleh tradisi patriarkal.

"Praktis, jika dipetakan basis kekuatan politik perempuan saat ini, hanya Puan Maharani yang memiliki kapasitas itu. Puan memegang kendali penuh atas roda mesin politik yang mengantongi bekal 20 persen presidential threshold," kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) ini.

Oleh karena itu, kata Umam, sebagai wujud keterpanggilan atas nilai-nilai dasar kesetaraan laki-laki dan perempuan, maka PDIP sebaiknya tidak ragu untuk maju mengusung Puan di 2024 nanti.

Soal elektabilitas Puan yang hingga saat ini masih sangat kecil, Umam menyatakan hal itu bukan masalah. Dia menilai elektabilitas putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu masih bisa didongkrak oleh mesin partai.

"Hingga kini tidak ada elektabilitas yang dominan. Elektabilitas bisa dibentuk oleh jaringan dan mesin politik yang disiplin dan solid," tuturnya.

Dia menambahkan majunya Puan di Pilpres 2024 bukan hanya sebatas upaya untuk memenuhi kewajiban hadirnya perwakilan pemimpin perempuan.

"Tetapi juga keharusan yang layak diperjuangkan berdasar kalkulasi politik yang rasional," ucap Umam.

Puan menyinggung peran perempuan saat berpidato di Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. Dia menyatakan, menyertakan perempuan dalam setiap jabatan bukan sebagai kebijakan afirmatif, tetapi merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia.

Ia menjelaskan, perempuan Indonesia telah banyak aktif dan mengambil peran yang strategis di segala bidang, termasuk ekonomi dan politik.

Karena itu, ia menyebut peran perempuan kini memiliki derajat yang sama dengan laki-laki.

"Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayap seekor burung. Jika dua sayapnya sama kuatnya, maka terbang-lah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali," ucap Puan Maharani.

Puan Maharani memang disebut-sebut sebagai satu dari sekian tokoh yang akan diusung PDIP sebagai calon pada Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan Puan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Menteri Sosial Tri Rismaharini layak diajukan sebagai calon presiden. Meskipun demikian, keputusan soal itu menjadi hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 






Pengacara: Samanhudi Anwar Tidak Dendam pada Santoso, Tapi Sakit Hati pada PDIP

15 menit lalu

Pengacara: Samanhudi Anwar Tidak Dendam pada Santoso, Tapi Sakit Hati pada PDIP

Samanhudi Anwar juga mendaftarkan gugatan praperadilan atas penangkapannya oleh polisi, ke Pengadilan Negeri Blitar.


Hasto: Jika Mau Gabung PDIP Kaesang Harus Ajukan Permohonan Tertulis

3 jam lalu

Hasto: Jika Mau Gabung PDIP Kaesang Harus Ajukan Permohonan Tertulis

Kaesang diminta untuk mengajukan permohonan tertulis kenapa mau bergabung dengan PDIP. Hasto menyebut proses itu berlaku bagi siapa pun.


Megawati dan Ganjar Duduk Berdampingan Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

3 jam lalu

Megawati dan Ganjar Duduk Berdampingan Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

Kedatangan Megawati di Kota Semarang juga dijemput Ganjar bersama istrinya di Lapangan Udara Angkatan Darat Ahmad Yani.


Bandara Ngloram, Bandara Mungil yang Beroperasi Lagi Setelah Setop Akibat Pandemi

7 jam lalu

Bandara Ngloram, Bandara Mungil yang Beroperasi Lagi Setelah Setop Akibat Pandemi

Bandara Ngloram sempat berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19 dan mulai beroperasi kembali pada 27 Januari kemarin.


Wakil Ketua MPR Bilang Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Tergantung Kesepakatan Politik

11 jam lalu

Wakil Ketua MPR Bilang Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Tergantung Kesepakatan Politik

Perpanjangan masa jabatan kepala desa merupakan bagian dari aspirasi yang ada di tengah masyarakat yang terbuka dibahas oleh DPR.


Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

19 jam lalu

Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

PAN menyatakan telah menyetor 3 nama ke KIB terkait pembahasan calon presiden dan calon wakil presiden.


Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

20 jam lalu

Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengakui kedekatannya dengan Erick Thohir. Tetapi Zulhas belum mau berbicara soal Erick bergabung dengan partainya.


Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

21 jam lalu

Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

Musra relawan Jokowi di Yogyakarta diikuti berbagai kelompok yang mendukung tokohnya masing-masing.


Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, PAN Sebut Belum Ambil Sikap

21 jam lalu

Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, PAN Sebut Belum Ambil Sikap

PAN menyatakan masih akan mempertimbangkan manfaat dan mudharat dari perpanjangan masa jabatan kepala desa.


Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik, Kepingan Terakhir Dinasti Jokowi ?

22 jam lalu

Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik, Kepingan Terakhir Dinasti Jokowi ?

Ketertarikan Kaesang Pangarep untuk ikut terjun ke dunia politik mengagetkan berbagai pihak. Pasalnya, Kaesang sempat menyatakan tak mau.