Bharada E Dapat Perlindungan Darurat dari LPSK

Editor

Febriyan

Ajudan Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E tiba di Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Selasa 26 Juni 2022. Komnas HAM akan meminta keterangan kepada 7 ajudan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang diduga berada di lokasi saat Brigpol J ditembak oleh Bharada E hingga meninggal dunia. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan darurat kepada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E sebelum keputusan paripurna untuk justice collaborator. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan pimpinan LPSK memutuskan perlindungan darurat kepada Richard per 12 Agustus 2022. 

“Perlindungan darurat ini diberikan sambil menunggu rapat paripurna keputusan perlindungan secara formal,” kata Hasto saat dihubungi Jumat, 12 Agustus 2022.

Ia mengatakan perlindungan darurat ini diberikan agar Richard mendapatkan hak yang sama dengan para terlindung lain. Perlindungan darurat ini akan berlangsung selama seminggu sebelum keputusan paripurna Senin besok.

“Saya kira rapat paripurnanya diputuskan Senin, tetapi perlindungan sudah diberikan,” kata Hasto.

Lebih lanjut, ia membeberkan syarat perlindungan darurat, pertama ada ancaman jiwa pada seseorang yang mengalami satu tindak pidana. Kedua, apabila proses hukumnya sudah berjalan maka akan mendapat pendampingan dari LPSK di setiap proses hukumnya. Ketiga, perlindungan darurat diputuskan oleh tiga orang pimpinan sebelum rapat paripurna.

“Perlindungan darurat baru disahlan dalam rapat paripurna untuk disetujui oleh tujuh pimpinan,” katanya.

Perlindungan darurat, menurut Hasto, adalah hal yang wajar dan salah satu tindakan proaktif  yang dilakukan LPSK adalah dengan mendatangi pemohon. Kadang-kadang, kata Hasto, pihak yang didatangi menolak karena memang perlindungan LPSK bersifat sukarela.

“Dan satu mekanisme perlindungan darurat, dengan dua syarat itu tadi, ancaman jiwa dan kalau proses hukum berjalan yang bersangkutan memerlukan pendampingan LPSK,” paparnya.

Sebelumnya, Richard mengajukan diri sebagai justice collaborator pada 8 Agustus lalu. Namun LPSK saat ini masih melakukan asesmen kepada Bharada E. 

Pada 10 Agustus lalu, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memastikan keselamatan Richard, termasuk memastikan keterangannya konsisten sebelum menjadi justice collaborator.

Richard merupakan satu dari empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat. Dia mengajukan diri sebagai justice collabolator dengan mengungkap kejadian pembunuhan rekannya tersebut.

Richard mengaku dirinya dan Brigadir J tak terlibat baku tembak seperti keterangan awal yang disampaikan polisi. Dia mengaku mendapat perintah dari mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

Selain Bharada E dan Ferdy Sambo, polisi juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Brigadir Ricky Rizal dan Kuat.






Sidang Lanjutan Kasus yang Menyeret Ferdy Sambo Sudah Capai Duplik, Apa Itu Duplik?

3 jam lalu

Sidang Lanjutan Kasus yang Menyeret Ferdy Sambo Sudah Capai Duplik, Apa Itu Duplik?

Agenda sidang duplik kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat menyeret Ferdy Sambo cs akan digelar pada Selasa besok. Apa itu duplik?


Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

17 jam lalu

Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

BEM UI mengecam polisi yang sempat menetapkan Mohammad Hasya, mahasiswa UI yang tewas tertabrak, sebagai tersangka


Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

1 hari lalu

Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

Beginilah tahapan persidangan kasus pidana di Pengadilan Negri. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Richard Eliezer bacakan pleidoi, setelah itu?


Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

1 hari lalu

Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

Ferdy Sambo dalam pleidoinya sempat merasa frustrasi karena banyaknya tekanan dan olok-olok dari berbagai pihak. Apa beda frustasi dengan putus asa?


Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

1 hari lalu

Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

JPU menyinggung tim pengacara terdakwa, Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal berasal dari tim yang sama


Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

2 hari lalu

Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa lainnya terseret kasus ini karena mengikuti skenario palsu pembunuhan Brigadir Yosua yang dibuat Ferdy Sambo.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

2 hari lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

Jaksa menilai pleidoi penasihat hukum Ferdy Sambo patut dikesampingkan karena tidak memiliki dasar yuridis yang kuat.


3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

2 hari lalu

3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

Ricky Rizal telah menjalani sidang dengan agenda mendengarkan replik dari jaksa penuntut umum atas pleiodoinya. Jaksa minta hakim abaikan pleidoi itu.


Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

2 hari lalu

Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

Hal yang memberatkan Irfan Widyanto antara lain ia merupakan perwira Polri yang seharusnya mempunyai pengetahuan yang lebih.


Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

2 hari lalu

Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

Jaksa menuntut Hendra Kurniawan dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 20 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.