Presiden Jokowi Sampaikan 2023 Bakal Jadi Tahun Gelap untuk Semua Negara

Editor

Febriyan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan menteri lain bertemu sejumlah CEO perusahaan Korea Selatan di Lotte Hotel, Seoul, Kamis pagi ini, 28 Juli 2022. Sumber: Biro Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi meminta masyarakat berhati-hati mulai saat ini. Dia menyatakan tahun 2023 diprediksi akan menjadi tahun gelap akibat krisis ekonomi, pangan, hingga energi akibat pandemi Covid-19 dan perang antara Rusia-Ukraina. 

Jokowi mengaku mendapatkan prediksi itu setelah mengobrol dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), International Monetary Fund (IMF), hingga Kepala negara G7. 

"Beliau-beliau menyampaikan 'Presiden Jokowi, tahun ini kita akan sangat sulit', terus kemudian seperti apa? 'Tahun depan akan gelap. Ini bukan indonesia, ini dunia, hati-hati'" ujar Jokowi saat membuka Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, 5 Agustus 2022. 

Jokowi menyatakan mendapatkan kabar dari Bank Dunia akan ada 66 negara yang ambruk akibat kondisi ekonomi yang buruk. Angka itu, kata Jokowi, awalnya hanya 9 negara, kemudian bertambah 25 negara, 42 negara, hingga menjadi 66 negara. 

"Mereka detail mengkalkulasi, apa yang dikhawatirkan betul-betul kita lihat dan sekarang ini 320 juta orang di dunia sudah berada pada posisi menderita kelapran akut. Ini saya sampaikan apa adanya," kata Jokowi. 

Lebih lanjut, Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi di beberapa negara besar seperti Singapura, Eropa, Australia, hingga Amerika anjlok. Namun, turunannya pendapatan masyarakat itu justru diimbangi dengan kenaikan harga barang dan inflasi. 

Jokowi bahkan menyebut kondisi ekonomi dunia saat ini sudah pada tahap mengerikan. 

"Amerika yang biasa kenaikan barang atau inflasi 1 persen, hari ini di posisi 9,1 persen, bensin naik dua kali lipat, Eropa juga sama," kata Jokowi. 

Untuk di Indonesia, Jokowi menyebut pemerintah berusaha mengendalikan harga BBM agar inflasi tidak terjadi. Namun, konsekuensi dari tindakan tersebut membuat subsidi yang dikucurkan pemerintah menjadi membengkak. 

" Anggaran subsidi yang tidak kecil, Rp502 triliun yang tidak ada negara berani memberikan subsidi sebesar yang dilakukan Indonesia," kata Jokowi. 

Masalah krisis pangan dan energi tersebut terus dilontarkan Jokowi dalam berbagai forum. Sebelumnya, hal serupa juga diungkap pada pertemuan dengan sejumlah relawan yang pernah mendukungnya pada Pilpres 2019 dan 2024. 

Soal krisis pangan, Presiden Jokowi juga sempat meminta para menterinya untuk terus menggenjot produksi bahan pangan alternatif, salah satunya adalah sorgum. Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto sempat menyatakan Jokowi meminta dibuatkan roadmap untuk peningkatan produksi sorgum. 






Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF, Presiden Jokowi: Kado HUT Kemerdekaan

1 hari lalu

Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF, Presiden Jokowi: Kado HUT Kemerdekaan

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Timnas U-16 Indonesia yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022.


Paspampres Pukul Warga Solo, Gibran Tarik Paksa Masker Pelaku sampai Talinya Putus

1 hari lalu

Paspampres Pukul Warga Solo, Gibran Tarik Paksa Masker Pelaku sampai Talinya Putus

Gibran Rakabuming Raka tampak emosi saat bertemu dengan anggota Paspampres yang memukul warganya.


Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

1 hari lalu

Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

Aspek kesehatan jiwa perlu menjadi perhatian bersama demi kesejahteraan psikologis masyarakat kala harus beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.


Virus Langya Merebak di China, Karakteristiknya?

2 hari lalu

Virus Langya Merebak di China, Karakteristiknya?

Belum usai pandemi Covid-19 dan wabah cacar monyet, kini virus Langya merebak di China Timur. Virus ini diketahui juga ditemukan pada hewan tikus.


Presiden Jokowi Beri Bintang Penghargaan Kepada 127 Tokoh, Ada Ajip Rosidi Hingga Gugum Gumbira

2 hari lalu

Presiden Jokowi Beri Bintang Penghargaan Kepada 127 Tokoh, Ada Ajip Rosidi Hingga Gugum Gumbira

Presiden Jokowi memberikan bintang penghargaan kepada 127 tokoh yang dianggap berjasa dalam berbagai bidang.


Harga Mi Instan Bisa Melonjak 3 Kali Lipat Akibat Perang: Efek Seretnya Pasokan...

2 hari lalu

Harga Mi Instan Bisa Melonjak 3 Kali Lipat Akibat Perang: Efek Seretnya Pasokan...

Rusia dan Ukraina adalah negara terbesar dunia penghasil gandum, bahan baku mi instan. Kedua negara tercatat pegang 30-40 persen pengekspor gandum.


Setelah Sorgum, Kini Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Kelapa Genjah

3 hari lalu

Setelah Sorgum, Kini Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Kelapa Genjah

Presiden Jokowi memulai proyek penanaman 1 juta pohon kelapa genjah, yang diawali di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.


Bahlil: Yang Menyelamatkan Ekonomi saat Krisis Bukan Pengusaha Besar, tapi UMKM

3 hari lalu

Bahlil: Yang Menyelamatkan Ekonomi saat Krisis Bukan Pengusaha Besar, tapi UMKM

Bahlil mencontohkan saat krisis 1998. Saat itu, kata di, para pengusaha besar lari atau mempailitkan diri.


23 Kendaraan Listrik Bisa Dicoba Pengunjung GIIAS 2022

3 hari lalu

23 Kendaraan Listrik Bisa Dicoba Pengunjung GIIAS 2022

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sempat menjajal mobil listrik Kia EV6 di area EV Test Track GIIAS 2022.


Kementan Bagikan Bibit Kelapa Genjah, Jokowi: Manfaatkan Lahan Tak Produktif

3 hari lalu

Kementan Bagikan Bibit Kelapa Genjah, Jokowi: Manfaatkan Lahan Tak Produktif

Presiden Jokowi mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif untuk menghadapi krisis pangan yang sedang melanda dunia.